Salma berada di mobil bersama pak tejo supir dari papinya . Mobil terus melaju mengikuti maps yang Rony kirimkan via chat .
Semakin jauh dari ibu kota . Semakin salma curiga bahwa ia berada dalam hal yang bukan sewajarnya .
"Perasaan gue ga enak" ucap salma seraya membuka roomchat bersama rony .
"pak tejoo, pelanin ya pa bawa mobilnya" perintah salma kepada pak tejo .
"Baik non" jawab pak tejo .
salma membolak balik isi roomchat bersama rony yang nomor lama dan baru .
"Rony selalu panggil gue ca , tapi nomer baru ini panggil gue sal . Ini beneran rony bukan ?" Dumel salma lirih .
Salma menutup layar ponselnya dan memandang ke arah luar .
Salma :
"Ini mau ke arah mana ya pak ?"
Pak tejo :
"Bapa juga gatau non , bapa ngikut maps aja ini , bentar lagi juga sampe.. tapi ini jauh dari kota ya non"
Salma :
"Paa , Perasaan caca kok ga enak ya ?"
Pak tejo :
"Kita balik lagi aja non kalo gitu.. bapa juga ngrasa aneh non . Masa calon suami non minta ketemuan di tempat kaya gini non jauh banget dari ibukota"
Salma :
"Gapapa pak lanjut aja"
---
Setelah setengah jam mereka pun sampai ditempat .
Caffe minimalis yang letaknya cukup jauh dari ibu kota tapi tidak terlalu sepi juga untuk jenis cafe mini seperti ini . Karna masih dilingkupan padat penduduk .
Salma :
"kita udah sampe ya pak.?"
Pak tejo :
"Iya non , sesuai titiknya sih disini non"
Salma :
"Oke pak tejo dengerin caca yaaa .. kalo caca lama ga keluar keluar , tolong pak tejo hubungin papi , ka nayl atau calon suami caca . Ini HP caca . HP caca ga caca kunci kok"
Pak tejo :
"Bapa ikut turun aja ya non ?"
Salma :
"Jangan pak , nanti kalo caca beneran dijebak gimana ? Gak ada yg bisa selametin kita nanti . Bapa ikutin apa yang caca bilang ya"
Pak tejo :
"oke non . Hati2 ya non"
Salma keluar dari mobil dan masuk ke dalam cafe . Dicarinya laki2 yang mengaku dirinya Rony namun tak ia jumpai .
Salma berusaha berfikir positif dan mencoba menunggu rony dan memesan minuman di coffe shop tersebut .
"ka salma ya ?" Ucap barista
"ah iya , aku salma"
"Meja nomer 5 ka . sudah ada yang menunggu"
"ah ? Oh iya oke makasih ya"
salma langsung menoleh ke arah meja nomer 5 . Sudah ada perempuan duduk di meja tersebut . Perlahan salma menghampirinya ..
"Salma ya ?"
"Iya , siapa ya ?"
"Michel" michel mengulungkan tangan nya tanda perkenalan . Salma pun menerima itu .
KAMU SEDANG MEMBACA
HUJAN "Simfoni Cinta"
RomanceIni bukan akhir bagi kisah yang kami tulis pada lembar demi lembar kehidupan yang masih terus berjalan. Jika pada umumnya umat manusia menginginkan akhir yang bahagia, kami malah berharap bahwa kisah kami ini adalah awal dari kebahagiaan selanjutnya...
