Paul :
"Saat itu , Lily memberitahu aku jika klien penting akan bertemu dengaku diluar jam kerja . Padahal biasanya , aku amat menjauhi pertemuan dengan siapapun diluar jam kerja .
Namun , karena kamu di Cirebon untuk KKN . Jadi Aku menerima Pertemuan itu bersama Lily .
Sesampainya ditempat pertemuan , Aku merasa gak nyaman .
Paul :
"Lo serius pertemuanya disini Ly ?"
Lily :
"Yes Powl .. tapi kalo lo ga setuju , kita bisa batalin kok .." jawabnya meyakinkan powl
Paul :
"Eh enggak kok , gapapa .. tapi non alkohol ya Ly ."
Lily :
"Aman ..."
Salahku tetap meneruskan , padahal aku sudah merasa gak nyaman sama sekali .
Akhirnya aku masuk kedalam Club malam itu . Sudah ada 3 laki laki disana yang sudah menunggu .
Ternyata , Lily menggunakan kesempatan disini untuk menjebaku. mungkin dengan lelucon yang membuat ku terjebak atau dengan tindakan licik lainnya untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Awal perbincangan tak ada yang aneh , seperti pertemuan-pertemuan pada biasanya , membahas pekerjaan . Sampai akhirnya aku minum air yang sudah terhidang disana .
Sumpah , aku gak ngrasain alkohol sama sekali . Dan aku gak sadar tanda tangan sesuatu . Yang ternyata berkas pemindahan kepemilikan Semua saham yang aku punya atas Nama Lily .
Setelah itu , aku bener-bener gak ngerti apa-apa lagi .
Sampai aku..."
Nabila :
"Sampai apa ?"
Paul :
"Sampai aku..."
Nabila :
"APA !"
Paul :
"tapi tolong percaya sama aku , aku beneran ga inget apa-apa .."
Nabila :
"Ya apa ?! Lanjutin ceritanya .."
Paul menunduk dan terdiam cukup lama
Nabila :
"PAUL !" Teriak Nabila yang membuat Paul terkejut . Ini kali pertama Nabila memanggil nama nya langsung tanpa Ka atau sayang .
Paul :
"Aku terbangun dalam kondisi tanpa busana ." Ucapnya lirih namun jelas .
"Dan ada Lily disamping aku.." ucapnya lagi .
Nabila langsung mendorong Paul . Bagai tombak yang datang dari segalah penjuruh, Ia begitu terkejut mendengar ucapannya itu. jantungnya tak karuan , terasa sesak rasanya . hatinya terasa Hancur . Air matanya meleleh begitu saja . Nabila menekan mulutnya kuat kuat . Dengan Dada yang naik turun karna tangisan .
Sedangkan Paul hanya diam dengan tatapan memelas yang dia tujukan kepada Nabila . Dan yang pasti dengan Tangis juga .
Coba bayangkan bagaimana rasanya jika berada dalam posisi Nabila ? Dengan sesosok wanita yang tiba tiba datang dalam rumah tangga mereka , menjelma menjadi seorang yang menghancurkan kebahagiaanya dalam sekejap .
KAMU SEDANG MEMBACA
HUJAN "Simfoni Cinta"
RomanceIni bukan akhir bagi kisah yang kami tulis pada lembar demi lembar kehidupan yang masih terus berjalan. Jika pada umumnya umat manusia menginginkan akhir yang bahagia, kami malah berharap bahwa kisah kami ini adalah awal dari kebahagiaan selanjutnya...
