Ini bukan akhir bagi kisah yang kami tulis pada lembar demi lembar kehidupan yang masih terus berjalan. Jika pada umumnya umat manusia menginginkan akhir yang bahagia, kami malah berharap bahwa kisah kami ini adalah awal dari kebahagiaan selanjutnya...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamis sore tanggal 4 Januari 2024 menjadi fase baru bagi Salma sebagai calon ibu. Rasanya bahagia dan terharu karena tidak terasa kehamilanya kini memasuki usia empat bulan.
Pada kehamilan di usia empat bulan ini sebagai umat Islam percaya bahwa roh calon bayi yang sedang dikandung ditiupkan Allah dan semua garis takdir kehidupannya sudah ditentukan .
Maka sebab itu menjadi sangat penting bagi Salma dan Rony untuk mengadakan tasyakuran empat bulanan . Dengan mengudang beberapa ibu tetangga , Anak yatim piatu dan keluarga memulai acara tasyakuran tesebut dengan membaca doa dan surat dari Al Qur’an. Saat para tamu undangan datang dan membaca doa rasa haru menyeruak dalam hati Salma .
"Alhamdulilah yaa Allah , terimakasih sudah mengizinkanku merasakan Khikmatnya kehamilan ini" batinya seraya memandangi anak anak yatim piatu yang duduk persis didepanya .
Tasyakuran ini dikemas lebih sederhana lebih tepatnya seperti acara pengajian biasa. Namun tetap terasa bahagia dan haru . Dua keluarga besar berkumpul turut berbahagia dan mendoakan untuk kesalamatan salma dan Janin yang Salma kandung .
Setelah acara doa bersama selesai ,
Rony :
"Ya, sebentar lagi dengan seizin Allah saya akan menjadi seorang Ayah , dan Salma akan menjadi seorang Ibu . Menjadi dunia yang paling berarti dalam sepanjang hidup anak saya kelak. Semoga doa doa yang kita panjatkan hari ini Allah qobul , Allah berikan keberkahan juga untuk kita semua . Sebagaimana seorang suami , saya hanya berharap kesehatan dan keselamatan istri dan anak saya hingga persalinan nanti . Aamiin..."