HAPPY READING
Gimana perasaannya ketemu lagi?
✈️✈️✈️
Aleasha sedang beristirahat bersama brides yang lain untuk menunggu sesi resepsi. Merasa riasannya masih cantik, maka ia tidak perlu banyak touch up.
Tepat hari ini Shilla sudah resmi jadi istri orang. Ia melangkah ke tempat dimana Shilla sedang di rias untuk resepsi. "Cantik banget lo!"
Shilla bisa melihat Aleasha dari pantulan cermin. Ia belum bisa menggerakkan kepalanya karena sedang di sanggul. "Thank you, Babe. Laki lo jadi datang kan?"
"Jadi, baru selesai flight dia."
Aleasha sudah mengabari Leo bahwa kemeja batik yang senada dengan warna dress bridesmaid nya sudah disiapkan, beserta celana dan sepatunya. Leo mengabarkan sedang menuju kerumah langsung dari bandara untuk bersiap-siap ke pernikahan Shilla.
"Makasih loh, Capt Leo bela-belain selesai terbang langsung kesini. Bukan karena ada mantannya disini kan? Hahahaha."
"Sialan lo ya." Aleasha mendengus. Selain menjaga mood Shilla agar happy selama acara berlangsung, ia juga harus menjaga suaminya agar tidak terlalu dekat dengan Clara. Aleasha tidak menjamin suaminya tidak akan bertemu dengan Clara, maka dari itu Aleasha disini akan menjalani dua tugas sekaligus. Tugas jadi bridesmaid dan tugas seorang istri.
"Lo mau diambilin sesuatu? Makanan atau minuman? Gue bisa minta kru WO buat anterin makanan kesini." Aleasha juga harus memastikan Shilla dalam keadaan perut terisi.
Shilla menolak. "Masih agak kenyang. Thanks, ya."
"Oke. Kabarin aja kalau butuh apa-apa ya? Pokoknya lo bakal jadi ratu sehari."
"Bridesmaid gue nggak cuma lo aja. Palingan nanti gue minta tolong ke bridesmaid dari temen-temen SMA gue aja atau ke WO, lo udah bantu banyak sepanjang hari ini. Setelah kirab, tugas lo jadi pendamping Capt Leo aja nanti biar dia aman masih dalam pengawasan lo. Masa gue aja yang harus happy, semua temen-temen brides gue juga harus happy dong. Jangan overthingking karena disini ada mantannya ya, Alea."
Belum ada 5 menit yang lalu Shilla baru saja membuat Aleasha overthingking.
"Makasih loh, bela-belain selesai terbang langsung kesini. Bukan karena ada mantannya disini kan? Hahahaha."
"Permisi Mbak, mau minta hairspray dong soalnya yang nge-styling rambut saya hairspray-nya habis."
Pucuk dicinta ulam pun tiba. Seseorang yang baru saja dibicarakan kini satu ruangan dengannya. Aleasha tersenyum singkat ke perempuan tersebut untuk sekedar menyapa.
Clara tersenyum balik sembari menanyakan orang yang ia cari dari tadi. "Leo gak datang? Dia kenapa nggak ikut groomsmen?"
"Nanti datang, Kak. Mas Leo gak ikut karena dia sibuk kerja,"
"Kalau udah datang, tolong suruh Leo temui Mama aku ya. Udah lama gak ketemu Leo, Mama nyariin."
"Iya, Kak." Dalam hati Aleasha merasakan kekesalan. Antara Clara yang sebenarnya mau modus atau Mama si mantan Leo itu benar mencari Leo.
"Yang mana Kak yang mau di hairspray?"
Clara menunjukkan bagian rambutnya yang perlu di semprotkan hairspray. "Sebelah sini, tolong sambil dirapihin ya Mbak,"
***
Leo datang tidak sendirian, ada satu buket besar yang ia beli untuk istrinya yang di tempatkan di seat depan. Menurutnya, ia dan Aleasha sudah berpenampilan rapih, sayang kalau tidak pergi nge-date. Ya, rencananya Leo akan mengajak Aleasha dinner malam ini sepulang dari acara pernikahan Shilla.
KAMU SEDANG MEMBACA
36.000FT
Romance✈️ [FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Apa jadinya seorang pilot melamar pramugari di ketinggian 36.000 kaki diatas permukaan laut? Entah tanya saja pada Leo Chandra Winata. "Penumpang yang terhomat, saat ini kita sedang berada di ketinggian 36.000 kaki. Izin...
