23. BELUM USAI

1.5K 153 19
                                        

Mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya baru update hari ini...🙏🏻

Apabila ada kesalahan kata, mohon saran dan pendapatnya...!

°
°

| SELAMAT MEMBACA |

"What are you doing?!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"What are you doing?!"

Kamar mandi menjadi saksi bisu kemarahan Sky. Beribu kata kasar meluncur cantik dari bibir tipis si empu. Cermin besar setengah badan memantulkan kerut emosi di dahi, menandakan jika manusia emosian ini benar-benar marah.

"Kamu masih nanya, Darling? Kamu tadi hampir mukul Grey!" Bukannya menjawab, Teresa justru melayangkan protes.

Mendengar itu, siapa yang tidak emosi?

Sky kemudian berbalik dengan alis mengkerut dalam. "Goblok, ya, lo!" Lantas menoyor kencang dahi mulus Teresa. "Setelah ditampar kayak tadi, lo nanya kenapa gue mau mukul dia?" lanjut Sky tak habis pikir.

Kemana otak gadis ini...?

"You'll never understand."

"I don't care, Bitch!" teriak Sky frustasi.

Sontak, tanpa peringatan, jemari lentik Teresa menarik kasar kerah seragam Sky. Mengakibatkan sosok jangkung setampan aktor Cina tersebut melotot tak percaya.

Ini sungguh mencoreng harga diri seorang Harley Titanic.

"Jaga, ya, mulut kamu. Andai kata nggak ada aku, kamu bukan siapa-siapa."

Srekk

Merasa tak terima, dengan sekali hentak tangan Sky menarik pinggang Teresa.

"Mulai berani lo sama gue."

Kini situasi berbalik. Teresa cukup kaget dengan gerakan cepat Sky. Dalam hitungan detik, tubuh rampingnya sudah masuk dalam kungkungan sang kekasih yang lalu dipaksa terlentang perlahan diatas wastafel.

"Lo pikir lo siapa? Seharusnya lo nyadar, lo ini enggak nyata. Lo palsu, Teresa Abigail."

Wajah Sky semakin mendekat. Bibir seksi nya bergerak pelan selayaknya irama lagu. "Lo--"

"Kalian ngapain?!"

Shit!

Bolehkah Sky mencolok kerongkongan Amora? Entah kenapa, mahluk menjijikkan itu bisa selalu melingkupi kedamaian hatinya. Seolah tak ikhlas jika sesekali Sky bahagia.

Lihat saja kelakuannya. Berdiri sok benar diambang pintu diiringi tatapan remeh sok merendahkan.

"Privilege enggak menjamin kelakuan, ya, ternyata. Buktinya, Nafsu bejat kal--"

Belum selesai Amora bicara, tangan Sky lebih dulu terangkat mencengkeram dagu tirus si empu. Memandang emosi wajah imut-imut najis yang kini menatap Sky takut.

SEBATAS FIGURANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang