Katakan, manusia mana yang tidak mengenal Harley Titanic, seorang kriminal sejati yang dipaksa mati di usia 45 tahun. Seonggok pemasok narkoba, pengedar ganja. Mafia terbengis penguasa LA.
Padahal api neraka sudah siap menyambut kedatangannya, namun...
Maaf, Guys.. Hari ini ngaret. Mikirnya sampe ngebug ke tulang soalnya.
°°°
| SELAMAT MEMBACA |
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sky pikir, spothlight yang sebenarnya adalah tujuh manusia dibangku seberang. Bagaimana tidak? Sejak kedatangan para pemeran novel itu, semua perhatian langsung bergeser menyorot mereka.
'Kak Angka! Gak bosen ganteng terus?'
'Amora makin hari makin cantik aja.'
'Kim kiw, manis banget sih, Mora.'
'Kalo cantik emang lebih di hargai, ya.'
'Kak Rey! Jadi pacar aku, yuk!'
'Hangga! Nanti malem jadi 'kan?'
'I love U, Danse..!'
'Minta fotonya dong, Kak Rasya..'
Kantin semakin sesak, padat, panas dan Sky benci situasi ini. Merasa kerongkongan nya dibakar api tak kasat mata, satu cup americano Sky teguk kasar hingga habis. Rasa pahit luar biasa membuat Sky lantas menyambar minuman Teresa yang sibuk makan bakso.
"Ck. Terus aku minum apa?" Teresa kesal. Mood nya mendadak buruk.
Melihat gadisnya ngambek, Sky beranjak pergi menuju stand boba. Haah.. Ini rekor pertama dirinya merasa diperbudak.
"Minum!" Sky menyodorkan boba ditangannya, diambil alih Teresa yang cengar-cengir seperti orang cacingan.
Sementara Teresa menikmati boba, netra elang Sky menyorot tajam sekumpulan parasit di sana, dalam radius lima meter dari posisinya.
Kemudian Sky menoleh menatap Teresa, "lo belum jelasin ke gue soal mereka. Sekarang gue mau tau,, sepenting apa mereka di dunia antah berantah ini," Sky bertanya.
Berdehem sekali, Teresa kemudian menjawab, "coba kamu lihat cowok setengah bule di kursi Barat."
Sky patuh. Kepalanya berpaling ke depan, menatap cowok yang wajahnya paling dominan diantara yang lain.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.