"LEVEL COMPARISON"
📚STUDY GROUP FANFICTION📚*
*Pertarungan 2:2 masih terus berlanjut. Sunchul dan Jiwoo akhirnya dapat mengenai lawan mereka, karena lawan yang tadinya mereka percayai telah menjadi hal yang harus mereka waspadai
Sunchul segera berlari dan melompat melayangkan tendangan mautnya pada Aseong. Mugyu teralihkan dan tak menyadari Jiwoo yang berlari ke arahnya dan membantingnya
'Mereka berdua tak biasa melawan orang yang banyak. Berbeda denganku yang sering beramai-ramai. Tak kusangka Jiwoo juga bisa menyeimbanginya'
Sunchul terdiam melihat seringai Jiwoo yang membuatnya tambah cantik. Mugyu pun menghajar Sunchul merasa ada celah
"Mugyu kesini!." Teriak Aseong
Kedua pasangan itupun berdiri saling menyender
"Kalau begini, kita harus terus melihat ke depan dan menyerang satu sisi. Kalau kalah kita tak bisa dapat Hanwool Coin atau apalah itu, kau paham kan?!." Ujar Aseong
"Ya aku tau."
Sunchul dan Jiwoo berlari dengan cepat ke arah mereka
"Mugyu lepas ikat pinggangmu!."
"Eh?!. Disini?!."
"Ah ngomong apa sih?!. Sudah cepat!."
Aseong langsung menarik ikat pinggang milik Mugyu dan berlari ke arah Jiwoo. Mugyu menyeringai mempercayai pacarnya dan yakin akan menang melawan Sunchul
'Dia kuat tapi sangat payah. Kenapa dia memilih kungfu kuno itu sih?!. Kalau ketangkap sekali maka selesai sudah!'
Sunchul terkejut saat Mugyu membantingnya. Tapi dikala sudah merasa akan kalah, Sunchul malah teringat Suhu dan teman-teman di tempat latihannya
Mugyu terbelalak ketika Sunchul menaruh kedua kakinya di punggung Mugyu dan kemudian membantingnya telak. Kemenangan yang tadinya menjadi milik Mugyu seketika berubah arah
Sementara itu Aseong tak menyangka Jiwoo bisa menggigit ikat pinggangnya yang ia tujukan untuk melilit lehernya
'Cewek ini lebih pendek dari dugaanku!'
Jiwoo menarik nafas dan menggigit tali itu erat-erat
"Hiyaa!!."
BRAK
Kedua pasangan itu ambruk di tempat. Sunchul dan Jiwoo segera berlari ke atas
"Wah gila. Kita kalah nih, kencan yang mengerikan." Ujar Mugyu
"Hahh, kalau begini gak bisa deh dapat Hanwool Coin. Padahal udah didepan mata banget. Tapi kita malah liat langit gak jelas." Tutur Aseong
"Haha katanya kan cinta memang melihat langit yang sama." Keduanya pun tertawa
Sementara itu di ruangan atas tempat Hanwool berada
"Kau berencana membuat perkara dengan banyak cara ya, Hanwool." Ujar detektif Hwang
"Iya, saya benar-benar berterimakasih dengan detektif."
"Guru itu juga kasihan. Jadi kau akan mulai kapan?." Tanya detektif Hwang
"Secepatnya. Saya sudah memiliki alamatnya." Jawab Hanwool seraya mengangkat handphonenya dengan seringai
Tiba-tiba seorang laki-laki berlari dengan cepat dan menendang handphone itu hingga terhempas. Semuanya terkejut bahkan Genie pun
"Anak bodoh."
"Haha aku tau kau akan keluar ketika aku mengatakannya, Gamin Yoon." Ujar Hanwool
"Apa yang mau kau lakukan?."
Hanwool menyeringai
"Kau?!."
"Ah paman tak mendengar suara alarm?!. Anak-anak ini sepertinya tak suka pada saya. Yahh, mungkin hanya pertikaian antar circle." Ujar Hanwool
"Jangan bercanda kau, barusan..."
"Gamin, kau belum memahami situasinya seperti apa sekarang kan?. Sekarang ini, yang jahat adalah kau."
Detektif Hwang maju dan menahan pundak Gamin. Genie masih bersembunyi dengan menajamkan matanya
"Kalian berusaha keras sekali ya. Padahal SMK Yusong adalah tempat sampah dan seterusnya harus begitu dong. Nah kalau begini laporan perkaranya sudah ada."
"Laporan perkara?."
"Ya, Gamin. Sama seperti kalian, kami juga membuat komisi pendisiplinan."
Duo G Yoon terkejut
"Hanya dengan sedikit informasi kami dengan mudah akan mengeluarkan kalian dari sekolah ini. Dan juga bu Hankyung, guru itu tak akan menyerah sedikitpun. Jadi kau tak perlu khawatir." Hanwool mengambil handphonenya dan berjalan membelakangi
Gamin menggemgam erat tangan detektif Hwang
"Minggir."
"Ukh!. Beraninya kau melotot ya?!. Kau meremehkan detektif?!."
Genie langsung berlari dan menghajar detektif Hwang mengejutkan mereka
"Argh brengsek!. Berapa orang kalian ha?!. Aku akan-."
Detektif Hwang terdiam saat Genie memutar rekaman suara perbincangannya dengan Hanwool. Sebelum masuk, Sehyun meminta mereka semua untuk merekam apapun yang terjadi
"Itu kau kan?. Kejadian satu tahun lalu, pembunuhan tanpa alasan. Kau yang melakukannya kan?!."
"B-bicara apa cewek jalang ini?!."
"Brengsek. Beraninya kau ... MEMBUNUH GURUKU!!."
Hanwool tersentak. Genie menendang detektif Hwang hingga ia ambruk
Gamin langsung berlari dan melayangkan tinjunya. Hanwool yang tau itu refleks berbalik seraya melayangkan kepalan tangannya juga
'Malam ini ... kau harus bayar semua dosa mu Hanwool!'
Genie muncul di belakang Hanwool tapi laki-laki cantik itu dengan cepat menghindar dan menghajar Genie hingga mundur
Pertarungan dua lawan satu terus berlanjut. Genie dan Gamin kalau disatukan memang sangat berbahaya, tapi sama saja dengan Hanwool
Alasan utama dia menjadi pemimpin dari perkelahian SMA. Mengendalikan satu sekolah dan menjadikan anak-anak yang dulunya baik jadi ke jalan yang salah
Hanwool benar-benar menguasai segala sisi demi mendapatkan apa yang dia inginkan
BUAGH
"Ugh!." Genie meringis mendengar dengungan di telinganya
"Dulu aku bertanya pada Jaehwang, diantara kita bertiga siapa yang lebih kuat. Dan dia hanya diam. Untuk itu aku selalu ingin melawan kalian berdua sekaligus. Tapi..." Hanwool menahan tinju mereka berdua
"Ini bukan saatnya."
Duo G Yoon terkejut dan menengok ke belakang. Detektif Hwang menembakkan dua stungun pada mereka
"Brengsek!." Genie berlari dan membuat detektif itu tak sadarkan diri dengan mulut berbusa
BZZTT BZZTT
"ARGH!."
Mereka berdua ambruk. Hanwool menyeringai. Dia tau detektif itu sekarang tak punya pilihan selain melindungi Hanwool demi pekerjaannya
Rekaman suara itu memang terdengar ambigu tapi bisa menghancurkan pekerjaannya
"Hanwool!. Jangan kau lagi brengsek!." Seru Genie
Hanwool hanya melirik sombong dan menepis tangan Gamin yang menahan kakinya. Dia segera menelpon seseorang
"Jangan!. Kau dengar aku Hanwool?!. Jangan!!."
Tapi ketika mereka berdua mulai putus asa. Jiwoo dan Sunchul tiba-tiba datang menyerang Hanwool
TO BE CONTINUE>>>

KAMU SEDANG MEMBACA
BOMBARDIR YUSONG
Aksiyon[𝑺𝑻𝑼𝑫𝒀 𝑮𝑹𝑶𝑼𝑷 𝑭𝑨𝑵𝑭𝑰𝑪𝑻𝑰𝑶𝑵] Biasanya sekolah menengah dipenuhi dengan cerita romantis sepasang puber yang menjalin asmara, persahabatan, suka duka bersama sang guru, dan juga bertanding nilai. Tapi berbeda dengan SMK Teknik Yusong y...