Yuhuu author kembaliii, yokk kita lanjut lagii gada yang lupa kan yaaa🌚 kalo kalian lupa wajib baca again part sebelumnya keykeyyy?
Jangan lupa juga vote comment saran dan follow nya, kalo ga nnti author ngambek🌚
Happy reading guysss😍🔥🔥
Hari sudah mulai semakin larut Lisa masih tidak beranjak dari kursi kebanggaan ayahnya karena memang benar-benar sesibuk itu dan ia juga ingin cepat menyelesaikan tugas nya diThailand agar ia bisa kembali keKorea menemui kucing betina kesayangannya, ia meregangkan otot-ototnya lalu melihat jam sudah menunjukan pukul 9 malam ia langsung membelalakkan matanya berarti disana sudah pukul 11 malam dan ia melihat ponselnya sudah banyak pesan dan panggilan tak terjawab dari kekasihnya dan kedua orang tuanya. Ia pun bergegas merapihkan barang nya dan keluar dari kantor yang sejak tadi memang sudah sepi lalu ia segera mengendarai mobilnya sambil menghubungi Jennie.
"Haiss Babyy... mengapa kau tidak aktif? Mianhae" lirih Lisa lalu ia mengirim pesan pada Jennie siapa tahu jika Jennie sudah tertidur atau memang sedang marah padanya ia pun memutuskan untuk menghubungi Jennie lagi nanti atau besok pagi.
Setelah menempuh perjalanan beberapa menit iapun sampai dirumah nya, dan langsung masuk terlihat ayah dan ibunya menuggu Lisa diruang tamu mereka langsung menghampiri putrinya.
"Kau ini kemana saja eoh? apa yang membuat mu lama dikantor Lalisa?!"bentak Marco pada Lisa, Lisa tahu jika ayahnya marah Marco akan memanggilnya dengan sebutan Lalisa, bukan lagi Lala atau Lisa.
"Mianhae membuat kalian khawatir Mom Dad aku hanya ingin segera menyelesaikan apa yang menjadi masalah dikantor Daddy dan itu sudah ku selesaikan 70%"ucap Lisa sambil menundukan wajahnya.
"Kau tahu Lisa?! Jennie tidak ada dikantornya! Ahyeon bilang seharusnya ia sudah pulang pukul 9 malam tetapi sudah selarut ini ia belum juga pulang kami semua mengkhawatirkannya ditambah kau juga tidak mengangkat telepon dari Daddy"mendengar kemarahan ayahnya dan juga mendengar jika Jennie belum pulang membuat ia membeku bahkan ibunya juga sudah menangis.
"Dad mungkin saja Jennie berada dirumah sahabatnya"ucap Lisa walau ia sendiri sebenarnya khawatir
"Keluarga Kim sudah menghubungi semua karyawan dan juga sahabat Jennie dan mobil Jennie terlihat mati dan itu berada dipersimpangan jalan tetapi tidak ada Jennie disana Lisa!"
Ia langsung menghubungi Jennie kembali tetapi jawabannya tetap tidak ada dan hanya operator yang menjawabnya "Segera bertindak Lisa! Daddy akan menghubungi orang orangku"ucap Marco lalu Lisa terduduk lemah disofa dengan ibunya.
Ia langsung menghubungi Jiyong dan tak lama kemudian Jiyong pun mengangkatnya "Oppa! sudah ku bilang jaga Jennie untuk ku!" bentak Lisa dan ibunya memeluknya sambil menangis, bahkan Lisa pun terus meneteskan air matanya.
"Eoh? sebentar aku selalu menjaga nya Lisa"ucap Jiyong yang tidak mengerti kenapa Lisa murka padanya
"Jennie hilang Oppa, kalau kau memang menjaga nya ia tak mungkin hilang!"isaknya membuat Jiyong diseberang sana terdiam.
"Okay kau tenang Girl, aku akan mengerahkan seluruh anak buah kita. Aku akan menghubungimu secepatnya"ucap Jiyong lalu mematikan panggilan teleponnya
Marco pun tidak tinggal diam ia akan mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari calon menantunya begitupun dengan Keluarga Kim. Lisa langsung menatap ayahnya "Dad Mom ijinkan aku berangkat mencari Jennie"lirih Lisa
KAMU SEDANG MEMBACA
Hate Or Love (JENLISA)
Short Story"Aku membencimu Lisa!!!" "Aku mencintaimu Jennie" #JenlisaStory #GxG #BlackPink #Seulrene #Chaesoo
