Saat ini Lisa berada diruangannya ia menghampiri Jennie dicafe pagi tadi tetapi kekasihnya itu justru malah meninggalkannya. Dikarenakan ini mendesak akhirnya Lisa meminta tolong pada teman-temannya untuk menjaga Jennie lebih dulu. Lisa menghela nafasnya lalu meletakan selembaran kertas yang ia pegang.
"Bagaimana Li? Apa kau ada solusi lain?"tanya Bambam
"Kita akan mencari Kepala Cheff baru kalau begitu. Dan kumpulkan semua para atasan JL Restaurant, satu jam lagi aku akan kembali."ucap Lisa lalu keluar dari ruangannya sedangkan Bambam menghela nafasnya. Lalu ia pun memutuskan untuk ke JL Restaurant yang ada dilantai bawah.
Sedangkan Lisa baru saja membuka pintu kamarnya ia mendengar gemercik air. Ternyata Jennie sudah pulang dan sedang membersihkan tubuhnya. Ia memutuskan untuk pergi kebalkon kamarnya, ia masih memikirkan bagaimana bisa Kepala Cheff direstonya yang baru saja bergabung dengannya kemarin tetapi malah justru tiba-tiba saja mengundurkan dirinya. Ia akan mencari tahu dan ia takan membiarkan bisnis yang baru ia bangun diusik oleh orang lain. Jennie yang baru selesai mandi melihat Lisa yang sedang melamun, ia memutuskan untuk memakai baju lebih dulu. Setelah selesai ia menghampiri Lisa, walau hatinya masih kesal tetapi tetap saja ia khawatir jika melihat Lisa seperti itu pasti ada yang ia pikirkan.
"Honey"panggilnya membuat Lisa membuyarkan lamunannya
"Eoh? Baby, maaf aku meninggalkan mu bersama yang lain tadi. Bambam menghubungi ku ia mengatakan jika Kepala Cheff kita mengundurkan diri. Menurutku ini sangat mengganjal"lirih Lisa sambil menundukan kepalanya. Jennie yang tak tega mengusap kepala Lisa lembut membuat Lisa memeluk perut Jennie. Kepala Cheff yang Lisa ambil merupakan Kepala Cheff terbaik dikorea, maka dari itu Lisa sedikit keberatan dengan perginya karyawannya.
"Sekarang mandilah dulu hon, kita akan membicarakan ini setelah kau membersihkan tubuhmu okay"ucap Jennie lembut lalu Lisa pun menganggukan kepalanya lemas lalu beranjak untuk membersihkan tubuhnya.
Singkat cerita saat ini Lisa dan Jennie sedang berada diruangan meeting, Lisa menghela nafasnya sambil menatap para karyawannya yang sudah berkumpul sambil menatap bosnya.
"Saya tidak ingin basa-basi lagi. Saya minta tolong pada kalian semua, kita baru saja opening kemarin. Jadi walaupun tidak ada Executive Cheff kalian harus tetap saling bekerja sama okay? Dan kalian sebagai Manager resto serta Assistant Cheff harus tetap memperhatikan apa yang customer butuh kan. Serta pastikan makanan yang kita berikan terjamin higienis jangan ada kesalahan sedikitpun. Jika ada masalah dan kalian kesulitan untuk menanganinya. Kalian bisa hubungi Bambam, mengerti?"ucap Lisa tegas dengan tatapan datarnya. Ia selalu tampil dengan perfect dimata Jennie, Jennie kagum akan sosok Lisa ketika ia berada dikantor.
"Baik Miss"sahut mereka bersamaan
"Dan kalian tenang saja saya dan Bambam akan mencari kandidat selanjutnya." Lalu Lisa pun menutup rapat kali ini semua karyawan restonya sudah keluar dari ruangan hanya tersisa Lisa, Jennie dan Bambam.
"Aku akan mengabari mu Li jika ada tentang kandidat kita selanjutnya"ucap Bambam dan Lisa pun menganggukan kepalanya lalu Bambam memutuskan pamit dan meninggalkan teman masa kecilnya bersama Jennie. Lisa menghela nafasnya, lalu Jennie pun mencium pipi Lisa dengan lembut.
"Tenang ya hon, aku juga akan membantu mu okay"ucap Jennie lalu Lisa pun menganggukan kepalanya.
Dan malam harinya Lisa dan Jennie memutuskan untuk pergi ke club yang tak jauh dari hotel miliknya yang tentunya dengan para sahabatnya juga, lalu setelah sampai disana ketiga pasangan itu keluar dari mobil bersamaan.
"Let's party girlsss"teriak Irene sambil merangkul kedua sahabat sekaligus adiknya. Lalu mereka bertiga masuk kedalam club lebih dulu.
"Haiss, apakah kita akan menjadi nyamuk mereka?"tanya Seulgi sambil memajukan bibirnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Hate Or Love (JENLISA)
Storie brevi"Aku membencimu Lisa!!!" "Aku mencintaimu Jennie" #JenlisaStory #GxG #BlackPink #Seulrene #Chaesoo
