Jennie mengerjabkan matanya ketika matahari mulai memasuki celah gorden kamar rahasia milik Lisa. Ia pun mengumpulkan kesadarannya lebih dulu, lalu ia melihat kesamping ternyata ada Lisa disana ia pun tersenyum sambil mengusap pipi gadis Jangkungnya.
"Ku pikir semalam aku mimpi"gumamnya sambil mencium lembut kening Lisa. Ia menatap Lisa dengan penuh cinta berbeda saat dimana dulu ia membenci gadis jangkung itu. Ia tak bisa menghilangkan senyum dibibirnya menatap bulu mata Lisa yang lentik serta bibir Lisa yang tebal, ia ingin lagi menghisap bibir itu yang sekarang menjadi candu untuknya.
"Morning babyy, sudah puas menatap ku hm?"tanya Lisa dengan serak lalu menarik pinggang Jennie
"Astagaa! Kau mengejutkan ku jangkung"kesalnya sambil mengusap dadanya sedangkan Lisa hanya terkekeh membuat Jennie menggelengkan kepalanya lalu keduanya pun terdiam, Lisa menatap Jennie penuh cinta, ia masih tidak menyangka gadis yang menumpahkan kopi saat itu justru menjadi bagian dari hidupnya sekarang.
"Jennie, terimakasih karena kamu tidak lagi membenciku"sahut Lisa lalu meneteskan air matanya
"Eoh? Jangan menangis Lisa. Maafkan aku, aku mencintaimu. Dan aku akan bilang pada kedua orangtuaku untuk melanjutkan perjodohan kita"ucap Jennie sambil mengecup bibir tebal calon istri nya
"Eoh? sungguh? Terimakasih sayangg. Nado Saranghae Jennie Kim"ucap Lisa lalu memeluk Jennie.
Kriinnggg
Jennie pun melepaskan pelukan Lisa lalu mengambil ponselnya diatas nakas tertera nama ibunya disana lalu ia pun segera menjawab panggilan tersebut.
"Yeobboseo Eomma"ucap Jennie yang sedikit terkejut ketika Lisa berada diatas dadanya dengan tatapan menggoda, Jennie menatap Lisa tajam untuk memperingatkan pada anak ayam itu.
"Eomma dan Appa ingin keunit apartemen mu siang ini nak, kita makan bersama eoh?"
"Andwaee!!!"bentak nya ketika Lisa mengulum nipple nya sedangkan disana ibunya terkejut mendengar putrinya membentaknya.
"Nak kau membentak Eomma?"lirihnya dengan cepat Jennie menjelaskan pada ibunya
"Ahh Aniiyaa Eomma. Maafkan aku, aku hanya terkejut tadi ada serangga menggigit dada ku dan itu sakit"gumam Jennie
"Bukankah justru enak sayang?"bisik Lisa dengan nakal membuat Jennie ingin membunuh Lisa saat ini
"Tak perlu datang ke apartemen ku Eomma, aku akan pulang kerumah makan siang bersama kalian"ucapan Jennie membuat Kim Hyuna sangat senang
"Baiklah, kami tunggu ya sayang. Sampai jumpa" lalu ibunya pun menutup panggilan Jennie. Sedangkan kucing betina itu langsung menatap Lisa tajam dan yang ditatap terduduk sambil memamerkan giginya.
"Eomma Appa mengajaku makan siang bersama. Dan kau pasti meninggalkan jejak dileherku tadi malam"ucap Jennie panik karena ia baru teringat jika Lisa meninggalkan tanda kepemilikan cukup banyak
"Hahaha tenanglah sayang, kau bisa menutupinya dengan foundation milikku" lalu Jennie pun menganggukkan kepalanya. Dan ia mengecek suhu tubuh Lisa yang panasnya sudah mereda ia pun menghela nafasnya dengan lega.
"Akhirnya kau sembuh. Aku sangat khawatir semalam, Yoona juga bilang jika kau terjatuh ditoilet. Sebaiknya kita periksa dulu sebelum berangkat kerumah ku"ucap Jennie sambil mengusap pipi kekasihnya. Lisa pun tersenyum lalu meraih kedua tangan Jennie dan mengecupnya dengan penuh cinta.
"Aku tak apa Jennie, aku sudah sembuh berkat skin to skin dengan mu tadi malam"ucap Lisa dengan wajah konyolnya membuat Jennie menjambak rambut Lisa lalu ia beranjak dari tempatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hate Or Love (JENLISA)
Conto"Aku membencimu Lisa!!!" "Aku mencintaimu Jennie" #JenlisaStory #GxG #BlackPink #Seulrene #Chaesoo
