Episode 25

442 43 13
                                        

Happy reading ❗

”Vio, sumpah lo benar-benar deh.” Ucap Greta tidak percaya dengan apa yang dia dengar. Violet baru saja menceritakan ketika malam dimana dia mabuk dan melakukan sesuatu hal yang sekarang sedang Violet sesali.

”Ya gimana gue mabok, mana inget malu gue pas itu. Mana pas pagi mas Anjas ganteng banget kan, gue jadi inget semalem dia ganteng banget Greta pas ngedesah.” Balas Violet polos sekali.

”Violet, ish mulutnya.” Greta mau tidak mau membekap mulut Violet, takut orang di sekitar mereka mendengar.

Mereka berdua tengah berada di salah satu restoran dekat kampus. Satu minggu lagi keduanya sudah wisuda dan hari ini ada beberapa persiapan yang harus keduanya lakukan di kampus.

”Hehehe,,maaf.” Ucap Violet.

”Gede gak, Vi?” Tanya Greta.

”Ish,,gak mau ngomong malu gue.”

”Kalau duda pasti jago Vi, hati-hati aja nanti.” Ucap Greta menakuti Violet.

”Jago apa sih?”

”Jago goyang.” Greta tertawa kencang melihat wajah polos Violet. Sungguh asyik mengusili Violet.

”Dasar enggak jelas. Gue mau tanya deh bagaimana bisa Adimas sama lo bisa pacaran?” Tanya Violet serius. Ia bukannya cemburu tapi Greta belum cerita detail pada dirinya.

”Ini gara-gara elo mabuk kemarin di bar, terus gue sama Adimas khawatir elo tiba-tiba ngilang, tau nya di bawa si duda.” Jelas Greta.

”Terus?” Tanya Violet penasaran.

”Pokoknya gue sama Adimas melakukan malam panjang.” Dahi Violet mengkerut belum mengerti.

”Udah jangan tanya lagi. Pokoknya sekarang Adimas milik gue.”

”Iya-iya tahu, yang sekarang bucin.”

•~~~~~~~~•

Hari dimana ketika seorang mahasiswa wisuda adalah hari yang sangat di tunggu dan membahagiakan. Begitu juga dengan Violet sekarang ini. Setelah menempuh pendidikan cukup panjang dan melelahkan hari ini semua perjuangan dan kerja kerasnya terbayarkan. Violet lulus dengan nilai terbaik di angkatannya.

Di dampingi oleh orang-orang yang tersayang, Violet tampak cantik dengan kebaya dan riasan minimalis yang membuat wajah ayu nya semakin terlihat cantik.

Ranu, Anjasmara dan keluarga Senopati lainnya ikut hadir di acara wisuda Violet.

Anjasmara menjadi tamu undangan yang banyak menyita perhatian orang-orang di sana. Dengan wajah tampan dan gagah, Anjasmara sukses menjadi perbincangan banyak orang. Violet yang menyadari itu terlihat kesal dan cemburu.

”Jangan senyum. Lihat kedepan aja.” Ucap Violet pada Anjasmara.

”Kenapa memang?” Anjasmara belum menyadari jika Violet tengah kesal pada dirinya.

”Issh,,jangan banyak tanya. Lihat kedepan sekarang.”

”Iya ini mas lihat ke depan.” Anjasmara raih tangan Violet lalu mengecupnya dan menggenggam sampai acara selesai. Barulah setelah itu Violet tersenyum kembali.

Anjasmara membawakan satu buket bunga untuk Violet. Bunga yang sangat cantik untuk Violet yang begitu menawan hati Anjasmara.

Kecup di pipi dari Violet buat Anjasmara tersenyum malu-malu. Hanya sekedar kecup saja sudah membuat Anjasmara senang apalagi hal yang lain, Violet adalah kebahagiaan bagi Anjasmara apapun itu.

First Love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang