29. Kim Rasen

155 10 14
                                        

"Woii!! Tunggu!!" Teriak Lisa yang mengejar lelaki itu.

"Selain ga waras orang itu juga ga sopan ya" ucap Kim Rasen.

"Berhenti!!"

"Gamau lo ga waras kan? Gue takut, mending lo pergi deh gausa ikutin gue mulu! Gue gaakan berhenti!"

"Yaakkk!! Apa lo bilang tadii?! Ga waras? Gue waras ya!"

"Mana ada orang waras kaya gitu!"

"Apanya si yang ga waras? Kenapa lo bisa mikir gitu?!"

"Karena lo tau nama gue dari kertas, kertas apaan coba?!"

"Heh tiang kekar! Gue emang tau nama lo dari kertas!"

"Bola kekar...?!"

"Kenapa? Gasuka? Badan lo noh udah tinggi gede lagi berotot!"

'kayanya nih cewek emang waras'

Akhirnya Kim Rasen berhenti, dia menunggu Lisa menghampirinya.

"Akhirnya berhenti juga..."

"Sekarang jelasin yang bener kenapa lo tau nama gue, dan kertas apa? Terus kenapa lo malah ngejar-ngejar gue?"

"Tapi gue mau tanya satu hal sama lo"

"Apa?"

"Lo ... punya kembaran?"

"Kembaran?"

Lisa mengangguk, "iya, punya?"

"Engga"

"Masa si? Mungkin punya tapi lo gata-"

DORR

Suara tembakan, persis seperti suara yang didengar Lisa tadi.

Lisa teringat Jennie, Lisa berfikir bisa-bisanya dia disini sedangkan Jennie sedang merasa kesakitan.

"Kak? Hei..."

"Nomor lo berapa? Biar nanti gue chat aja" Lisa memberikan handphonenya pada Rasen.

Rasen mengotak-atik handphone Lisa, setelah itu mengembalikannya.

"Thanks"

Tanpa berlama-lama, Lisa langsung meninggalkan Rasen disana.

"Orang aneh. Tapi ... dia lucu juga"

Lisa kerumah sakit terdekat yang ada disana, dia yakin pasti Jennie dibawa kesana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lisa kerumah sakit terdekat yang ada disana, dia yakin pasti Jennie dibawa kesana.

Saat sampai dirumah sakitnya, Lisa berlari sambil mencari keberadaan Jisoo, Eonninya.

Meskipun Lisa tau bahwa ia disuru pulang sama Jisoo tadi, tapi dia tetap kekeh ingin bertemu dengan Jennie.

Saat Lisa sudah melihat keberadaan Jisoo yang sedang menunggu diluar ruangan Jennie, Lisa menghampirinya tanpa ragu.

I MUST BE PERFECT?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang