30. Pembunuh

169 12 13
                                        

Satu Minggu berlalu, keadaan masi tetap sama seperti itu.

"Jisoo Eonni kenapa?" Tanya Rose yang melihat bahwa Jisoo seperti sedang banyak pikiran.

"Eonni harus cepat mencari siapa yang membunuh Garen, orang itu tidak boleh bebas begitu saja, itu sangat tidak adil."

Deg

'pembunuh Garen?'

Jisoo melihat Rose yang diam saja dengan tatapan kosong, "Rose"

"Aahh, iya kenapa?"

"Kenapa bengong?"

"Tidak apa. Tadi Eonni bilang mau cari pembunuh Garen?"

"Yang sopan bila menyebut namanya, dia lebih tua dari kamu"

"Aaah aku harus manggil dia apa?"

"Garen Oppa?" Sambungnya.

Jisoo tertawa, "terdengar aneh."

Rose tersenyum melihat Eonninya tertawa seperti itu, jarang sekali Eonninya tertawa saat bersamanya.

"Lalu apa panggilan untuknya?"

"Suka-sukamu saja deh"

"Oke..."

"Oh ya, menurutmu siapa yang mencelakainya?"

"H-ha..? Ke-kenapa tanya aku? Jelas aku tidak tau..."

"Gausa gugup Rose, aku hanya bertanya. Lagipula memang tidak mungkin kalau kamu tau, kamu saja tidak terlalu dekat dengan Garen."

"I-iya. Kalau gitu aku pergi dulu ya!"

"Mau kemana?"

"Ke taman. Eonni kalau mau cari tau siapa yang mencelakainya, kenapa tidak bertanya saja ke Appanya? Siapa tau dia sudah mendapatkan informasi"

"Oh betul juga!"

'Maaf karena aku tidak memberitahumu, aku juga belum tau faktanya...'

.

.

"Lisa bagaimana keadaan Jennie Eonni?"

"Belum ada perubahan Rose"

"Baiklah, aku tutup ya teleponnya"

"Iya"

Lisa melihat Jennie, memandanginya dan berharap Jennie bangun saat itu juga.

Yang merawat Jennie selama dirumah sakit adalah Lisa.

Lisa merasa bersalah akan semua yang terjadi pada Jennie, maka dari itu dia mau menebus kesalahannya itu dengan menjaga Jennie.

"Tolong cepat bangun, aku mau minta maaf..."

"Jisoo, sebenarnya dimana Jennie? Sudah satu Minggu loh dia ga Dateng kekantor, dia niat kerja gasih?!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Jisoo, sebenarnya dimana Jennie? Sudah satu Minggu loh dia ga Dateng kekantor, dia niat kerja gasih?!"

"Kan sudah aku bilang, dia bersama temannya"

I MUST BE PERFECT?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang