Keesokan harinya, tepat dipagi hari Rose memasuki ruangan yang biasa dipakai Appanya untuk bekerja.
Dengan sangat hati-hati ia membuka pintu ruangan tersebut.
Saat membuka ruangan itu, Jisoo melihatnya.
"Rose? Sedang apa?" Tanya Jisoo.
"Bukan apa-apa"
"Lalu kenapa disana?"
"G--gapapa"
Jisoo mengerutkan keningnya, menatap Rose dengan curiga.
Jisoo langsung pergi menjauh dari Rose, tidak perduli dengan apapun yang ingin dilakukan Rose.
Rose menghela nafas lega.
Ia langsung memasuki ruangan tersebut dan menutup pintunya rapat-rapat.
"Apa dari ruangan ini aku bisa mendapatkan bukti? Sejujurnya aku tidak yakin bila Appa yang melakukan itu."
"Walaupun Appa sedikit jahat, Appa tidak mungkin menyakiti orang lain, kan?"
Rose memperhatikan benda-benda diatas meja, kini matanya tertuju pada sebuah handphone.
"Apa aku harus mengecek itu juga?"
Rose segera duduk dan mengutak-atik handphone yang biasa digunakan Appanya untuk bekerja.
"Appa sungguh orang yang ceroboh, tidak dikasih password sama sekali di handphonenya, tapi itu bagus aku jadi bisa mengeceknya."
Rose membuka salah satu pesan yang terdapat pada handphone tersebut, ia mengeceknya.
"Tidak ada yang mencurigakan..."
Rose melihat pesan-pesan lainnya, kini ia menemukan pesan yang sedikit menarik menurutnya.
"Lee Johna..?"
Ia mengklik pesan itu dan membacanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ini ... apa ini bisa jadi bukti?"
"Ya! Ini bisa jadi bukti, tapi aku harus mencari bukti yang lain"
Rose membuka laci yang terdapat dibawah meja.
Ia membuka satu persatu laci itu.
"Kebanyakan berkas-berkas pekerjaan"
Tiba-tiba Rose teringat akan satu hal, "oh ya! Dulu pas aku masi kecil, Appa Alena kan ngasih surat, dimana ya ya suratnya"
Rose mencari dengan sangat teliti
Ia melihat selembar kertas yang jatuh saat ia mencari surat itu.
"Hm? Kertas apa ini?" Rose mengambil kertas itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
I MUST BE PERFECT?
Random"Aku hanya seorang manusia, tidak bisa sempurna seperti apa yang orang lain harapkan, aku hanya bisa berusaha semampuku saja..." "Aku akan berusaha untuk selalu kuat dan menjadi anak yang ceria seperti yang eomma inginkan." "Aku juga ingin diperhati...
