"flo, balik dah sana ke kamar lu" ucap Natan
"nanti dulu kak gw belom ngantuk" ucap Flora dengan nada manja
"gw yang udah ngantuk Flora" ucap Natan dengan nada lelah
Sebenarnya Natan belum mengantuk namun ia saat ini merasakan rasa yang sangat tidak nyaman di bawah sana
"yaudah lu tidur aja kak, nanti kalo gw udah ngantuk atau ini udah abis batrenya baru deh gw balik ke kamar gw" ucap Flora memutar kepalanya ke arah Natan tersenyum lalu mengembalikan pandangannya ke arah layar steam deck lagi
Natan pun menggelengkan kepalanya pelan lalu melingkarkan tangannya di perut Flora dan mengecup pipinya dari samping
"ih apasih kak" ucap Flora sedikit menjauhkan wajahnya dan menatap Natan seraya mempause gamenya
"lu cantik banget tau flo" puji Natan menatap dalam mata Flora dan tersenyum tipis
BLUSH
Wajah Flora pun sontak memerah, jelaslah siapa sih yang tidak senang di puji oleh pria setampan Natan
"udahan ya main gamenya" ucap Natan lembut seraya mengambil steamdecknya dari tangan Flora dan langsung mematikannya tanpa melihat dan terus menatap Flora dengan senyum manisnya
Flora pun mengangguk kecil dan Natan pun sudah menyingkirkan steamdecknya entah kemana
Ia memutarkan tubuh Flora agar menghadap ke arahnya lalu mengangkat tubuh mungilnya ke pangkuannya
Natan menangkup kedua pipi Flora dan mengelusnya lembut dengan kedua ibu jarinya
Flora yang jelas belum pernah disentuh pria selain orang tuanya merasa gugup dan rona merah di wajahnya semakin menyala
Degup jantungnya berdetak kencang adrenalin memompa ke seluruh tubuhnya membuat tubuhnya memanas
"lu sakit" tanya Natan dengan nada lembutnya
Flora hanya menjawab dengan gelengan kepalanya pelan dan matanya masih terus menatap Natan dalam
CUP
Natan tiba-tiba menempelkan bibirnya di bibir Flora dan mata Flora pun melebar
Natan sedikit menggigit bibir Flora agar mau terbuka dan ia bisa memasukan lidahnya ke dalam mulut Flora
Ia memberikan lumatan lembut sementara tangan kanannya sudah berpindah mengelus kepala Flora
Mata Flora pun terpejam dam mulai masuk ke dalam permainan Natan
Flora menikmati cumbuan Natan dan kedua kakinya sudah melingkar di pinggang Natan
Tangan kiri Natan pun tak tinggal diam, ia menelusupkan tangannya ke dalam kaus Flora dan ketika ia baru ingin membuka kaitan bra Flora
Akal sehat Flora kembali dan ia langsung melepas tautan mereka berdua lalu mendorong tubuh Natan seraya ia bergerak menjauh
"g-gw...ba-balik ke kamar aja kak...m-makasih udah mau minjemin mainannya" ucap Flora sedikit terbata-bata dan meloncat dari kasur berjalan cepat menuju pintu
Natan pun ikut berdiri dan berjalan menuju pintu sementara Flora entah karena panik atau apa ia kesusahan membuka kunci pintu kamar Natan
Natan pun terkekeh kecil dan memegang tangan Flora yang sedang mencoba membuka pintu
"gini loh flo caranya" ucap Natan seraya menyingkirkan tangan Flora dan membuka kunci pintunya
"m-makasih kak" ucap Flora gugup dan tidak berani menatap wajah Natan

KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSFORM (21+)
FanfictionBagaimana bisa seorang yang tadinya buruk rupa bisa berubah menjadi tampan dalam semalam, inilah kisah ajaib seorang pemuda beruntung Natan Baswara