Tetaplah Bersamaku

26 11 5
                                        

"KAFKAAA!!"

Yahh kafka menghentikan langkahnya ia tidak tau siapa yang memanggil namanya seperti itu lantas ia dengan pelan menoleh mendapati sosok gadis dengan salonpas di dahinya berjalan menuruni tangga hotel di bantu oleh seorang nenek tua istri dari virgoun

"..."Kafka terdiam dalam fikirannya ia bertanya tanya ada apa dan untuk apa gadis itu memanggilnya dalam keadaan seperti itu

Di sisi lain rion dan viona yang mendapati putrinya turun dalam keadaan sakit seperti itu tentu saja panik dan segera mendekati putri mereka begitu juga Hazel Cleo dan Abidzar

"Buu kenapa membawanya turun?!"
Tanya Rion pada ibunya

"Dia mendapat telfon dari bodyguart pribadinya bahwa orang yang ia tunggu tunggu telah hadir"jelas si nenek sebut saja Dengan nenek Mia

"Ck tapi sayang dengan keadaan seperti ini kam"ucapan Viona terhenti saat ketika Keisya menaikkan dua tangannya seolah sedang memohon

"Tolong biarkan keisya kali ini buu"
Cicit gadis itu dengan suara bergetar

"..."

"Kalii ini saja"mohon gadis itu

"Biarkan lahh lagi pula kenapa kalian melarangnya untuk menemui seseorang?"tanya Mia tidak terima melihat cucunya terlihat begitu memohon

"Pergilah nak"ucap rion pelan membuat Keisya tersenyum lalu mulai berjalan melewati para tamu mendekat ke arah Kafka yang masi setia menunggu

>>>

Kafka menatap fokus pada seorang gadis yang berjalan sangat pelan ke arahnya

"Ke mana kamu akan pergi?"Tanya Keisya pelan

"Loh?!ekhemm maksudnya kamu,ekhem kamu tau?"

"Kak cleo memberitahukannya"

"Hmm aku akan pergi ke Amerika mungkin untuk selamanya"ucap Kafka membuat Keisya mundur beberapa langkah mendapati itu tentu kafka panik dan langsung menahan lengan gadis itu

"!!Are you okay?tubuhmu sangat lemah kamu pasti sedang sakit kenapa repot repot menemuiku jika dalam keadaan seperti ini,"ujar Kafka

"Jika benar semua itu kenapa kamu ingin meninggalkanku seorang diri?"
Cicit Keisya menatap pada Kafka

"Kei?"bingung Kafka

"Aku sudah tau semuanya bahkan aku mendengar kalimatmu dari atas hikss hikss kenapa kamu melakukannya"
Tangis gadis itu memukul dada bidang kafka beberapa kali

"..."Kafka hanya terdiam ia menatap sekeliling semua tatapan mengarah pada mereka berdua

"Jangan buat Keisya makin benci hikss hiksss"tangis gadis itu

"Keisya"panggil Kafka masih merasa sedikit bingung jujur ia tau kalau sebenarnya Keisya sudah tau kalau dirinya menyukai gadis itu

"Apa yang membuatmu begitu sangat menangis?"tanya Kafka

"Kenapa hari itu kamu tidak menemuiku?kenapa seolah olah kamu sengaja ingin membuatku berharap?
Kenapa kamu menulis pesan lewat sebuah kertas?,apakah kamu tidak memiliki keberanian untuk berbicara langsung?"Tanya Keisya mendongak kearah Kafka

"..."Kafka terdiam ia bingung harus mengatakan apa pada gadis itu

"Katakan apa maksud mu!"

"Aku tidak ingin berbicara langsung,benar aku memng tidak ingin menemuimu hari itu sebab aku memegang janjiku sesuai keingnanmu kamu tidak ingin melihatku bukan?
Lantas kenapa kamu menangis hanya karna masalah itu"

ANAK HARAM🚫Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang