Perdebatan Antara Dua Sahabat..

29 15 0
                                        

"Katakan sekali lagi nak..ayah benar²ingin mendengarkan itu"..ujar rion dengan mata yg ikut berkaca kaca..

"Ayah.."..ucap keisya lagi membuat rion merentangkan kedua tangannya berharap keisya faham apa yg ia inginkan..

"Hiksss..hikss..ayahhh.."..tangis keisya berjalan pincang memeluk rion pelan dan mulai menangis keras..

"Putri ayahh"..elus rion pada punggung keisya..

Cleo dan viona terdiam melihat kejadian yg tiba²itu..viona terkejut serta tdk percaya kalau akhirnya rion bisa meluluhkan hati sang putri..

>>>

kembali kesekolah..

Nampak Beberapa anggota alaska menyebar sebuah brosur yg memperlihatkan potret keisya..dan bertuliskan
[Bermasalah dengan gadis ini sama saja bermasalah dengan hidupnya.. barang siapa yg berani melakukan tindak yg tdk baik..maka akan mendapatkan sanksi yg berat,keluar sekolah dengan cara yg sadis]..

Puluhan bahkan ratusan sudah di sebar di seluruh penjuru gedung sekolah..

Dengan mata kepala mereka melihat anggota alaska yg memajang itu..tentu semua org takut jika mengenai sosok anggota dan ketuanya yg bernama Kafka..

"Di mana abidzar??"..tanya kafka pada salah satu temannya..

"Ngga tau di dalam kelas mungkin..atau kalau ngga di roftoop.."balas adelio..

"..."..tanpa fikir panjang kafka berlari ke arah lift dan pergi ke arah roftoop
Lokasi favoritnya bersama teman²nya..

Kafka menyusuri roftoop dan tdk mendapati abidzar..saat akan kembali masuk kedalam lift ia mendengar suara ponsel yg berada tak jauh darinya..ia yakin kalau itu abidzar..dan memng benar sosok yg ia cari sedang bersantai menonton sebuah vidio..mata menatap ponsel abidzar dan terbelalak mendapati cuplikan saat di mana pakaian atas keisya di lucuti..

"Zarr!!"..teriak kafka merebut ponsel abidzar..

"!!lohh"..kejut pemuda itu..

"Apa apaan sihh lohh!!"kesal kafka..

"Loh yg apa²an..ngapain rebut ponsel gw!!"..kesal abidzar..

"Loh gila??loh nonton ini seolah loh sama sekali ngga ngerasa bersalah atas apa yg udah terjadi sama cewek itu??"..
Tanya kafka tdk percaya..

"Gw ngga pernah ngerasa bersalah..bahkan saat kejadian itu akan merenggut nyawanya..lagian siapa dia..bukan cewe gw juga"..balas abidzar santai 

"Sadar ngga sih sama ucapan loh"

"Ngga usah nyadarin gw kalau pelaku sebenarnya itu adalah elloh kha..
Tau nggak..gue paling ngga suka kalau loh merintahin anak²cuman buat nyebarin brosur ngga berguna itu.."

"Itu berguna untuk keselamatan ke"

"APA PENTING NYA DIA SIHH!!LOH TAU KAN KALAU GUE PALING BENCI SAMA YG NAMANYA ANAK HAR*M!!"
Emosi abidzar sembari berteriak..

"Loh waras kan??"

"Loh yg ngga waras..loh yg nyuruh kita lakuin itu..tapi apa sekarang loh malah mati²buat dapatin keadilan buat dia..apa sihh pentingnya dia kalau misal.."

"Hapus vidio ini"..potong kafka..

"Ngga bakalan..balikin ponsel gw"..

"Hapus atau kalau nggak"..ancam kafka namun malah di potong oleh abidzar..

"Ngga apa??gw ngga bisa ngatur loh dan loh juga ngga bisa ngatur gw"..

"Atau kalau ngga gw yg hapus"..

Pranggg..

Kafka membuang ponsel itu ke tanah dengan begitu keras..dan membuat benda pipih itu retak parah belum sampai di situ kafka juga menginjak benda itu menghancurkan sehancur hancurnya..

"Gw.."..tunjuk kafka pada dirinya sendiri..

"..."abidzar yg shok melihat ponselnya hancur beralih pada kafka yg kembali berucap..

"Lebih ngga suka sama org yg berani ngebantah gw..meski siapapun loh..gw bakalan tetap lawan loh.."

"Loh gila yahh!!"..emosi abidzar..

"LOH YG GILAA!!JANGAN KARNA BOKAP LOH PUNYA ANAK DI LUAR NIKAH SAMA ORG LAIN..LOH MALAH NGELAMPIASINNYA SAMA SEMUA ORG!!"Ucap kafka tak kalah emosi..

"..."

kedua pemuda itu hanya saling berteriak bisa saja mereka saling menghantam jika sudah dalam keadaan se emosi itu..namun mereka
Sadar mereka adalah sahabat..meski sebesar apapun masalah yg mereka hadapi dan masing²berbeda argumentasi mereka tdk akan pernah berani mengangkat tangan satu sama lain..

Ada saatnya teman menjadi sosok yg paling kita benci..namun ada saatnya pula mereka menjadi rumah terbaik untuk kita hinggapi dan menyembuhkan luka yg sebesar apapun itu..kafka lah yg berusaha untuk membuat abidzar bangkit lagi dari keterpurukan itu..

Flash on..

Sebuah rumah yg terdapat wanita yg usianya blm bisa di katakan tua..tersenyum sembari terus merapikan beberapa alat yg ada di hadapannya. Tiba²teralihkan pada sosok pemuda yg tiba²masuk kedalam rumah besarnnya itu..

"Kamu kahh yg di sebut wanita tdk tau diri??"..tanya seorg anak yg usianya sekitar 12 tahun..

"??siapa kamu??"..tanya wanita itu bingung..

"Aku??hmm haruskah aku menjelaskannya..kamu wanita tdk tau diri yg membuat ibuku sakit..sebab keberadaanmu membuatnya terancam akan di tinggalkan oleh ayah ku!!"..

"Ayah mu??apa yg kamu maksud dan"..

"LIAN!!"..teriak seorg pria yg masuk dengan keadaan ngos ngosan..

"..."..anak kecil yg di panggil lian itu menoleh begitu juga wanita yg tadi sdang asik beberes rumah..sebut saja namanya Elsa

"A..apa yg kamu lakukan kenapa"..

"Lian hanya ingin wanita tdk tau diri ini mengetahui kebenarannya ayah.. agar ibuku bisa segera sembuh dari sakitnya..ibuku tdk ingin kehilangan kamu dan"..

"Felix..Ss..siapa anak ini??"..tanya elsa gagap ia takut sesuatu yg seharusnya tdk ia ingin rasakan terjadi..

Suasana yg semakin mencekam itu cair saat ketika seorg anak laki²turun dari tangga usianya mnginjk 14 tahun..dia adalah Abidzar..

"Aku anaknya!!anak dari wanita lain..kenapa apakah kamu marah??
Hmm itu lebih baik..aku berharap kamu melepaskan ayahku agar ayahku sepenuhnya menjadi milikku dan ibuku..bukan milik kalian.."..ucap Lian tanpa beban..

"LIAN HENTIKAN!!"..kesal felix ayah dari abidzar..

"Aku tdk mauu!!aku hanya ingin dia tauu!!..kamu ayahku dan aku adalah anak yg di lahirkan oleh wanita simpanan mu..yaitu ibuku!!"..kesal Lian membuat elsa terbelalak begitu juga abidzar..

"Aa..Apa yg kamu kat"..ucap elsa terbata sembari meremas dadanya yg terasa begitu sakit...

"Elsa.."..panik felix dan langsung menghampiri sang istri..yg nampaknya akan ambruk..

Bhukkk..

"ELSAA!!ELSAA bangunlahh elsaaa!!"

"..."..abidzar menatap kejadian itu dengan keadaan mematung..kejadian itu berhasil merenggut nyawa ibunya..ia tdk memiliki niat untuk menghampiri.. dalam benaknya hanya seorg anak haram yg tiba²datang dan membuat ibu nya kehilangan nyawanya..sampai saat ini ia sangat membenci sosok anak haram dan siapapun yg tdk ia sukai..

Flash off..

"Stop bersikap seolah anak kecil yg tdk tau diri..loh udah dewasa..loh tau mana yg benar dan mana yg salah..ngga semua anak haram itu Lian"..lanjut kafka sebelum akhirnya pemuda itu berjalan meninggalkan abidzar yg terdiam mematung..

Next..

ANAK HARAM🚫Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang