Warn: cerita di bawah ini hanya fiktif belaka serta adanya tindakan dan kata-kata yang seharusnya tidak ditiru harap bijak dalam membaca.
❀❀❀
"Eh, kok ini kita beda jalan?" tanya Bella panik ketika Jeffian membawanya ke arah jalan yang berbeda.
Jeffian tersenyum sejenak sambil mengusak lembut rambut pirang gadis itu sebentar "Ya, soalnya mau ke rumah orang tua aku."
Seketika Bella langsung melotot terkejut sambil menatap horor Jeffian "Kok gak bilang-bilang dulu sih?!!" ujarnya dengan kesal seraya mencubit lengan pria itu.
"Gapapa, kan emang sengaja. Soalnya kalau bilang sama kamu yang ada nanti pasti kamu gamau ikut."
"Dih? Kenapa jadi sok tau? Kan saya belum bilang mau ikut apa enggaknya kalau gak ditanya."
"Udah lah gapapa, sesekali ketemu camer lagian kamu gak jelek-jelek amat." Jeffian menarik sudut bibirnya tersenyum kecil ketika ekor matanya menangkap cebikan dari mulut gadis tersayangnya.
20 menit berlalu, dan kini keduanya sudah berdiri didepan sebuah rumah mewah dengan dua tingkat.
Bella sendiri memandang rumah tersebut berkali-kali, pikirannya tertuju pada apa yang harus ia lakukan ketika bertemu orang tua pria itu?
Sementara Jeffian nampak lega memandang rumah tersebut, rumah yang menyimpan banyak memori masa kecilnya bersama orang tua dari pria itu.
"Ayo masuk!!" Jeffian menggamit jemari Bella, terasa cukup dingin dari biasanya.
Dan pria itu tentunya tau pasti bahwa gadis itu pasti sedang gugup hebat. Apalagi ia mengajaknya tanpa bertanya terlebih dahulu.
"Gausah gugup, ada saya. Lagian orang tua saya gak akan gigit kamu." Canda pria itu, sengaja agar mencairkan suasana.
Bella terkekeh sedikit sambil menyentil bahu pria itu "Yaiyalah gak gigit, emang orang tua kamu vampir?"
"Kayaknya iya, soalnya mereka awet muda terus. Aku aja sampe bingung mereka umur berapa." lagi Jeffian berusaha bercanda sambil mengajak masuk gadis itu.
Bella sendiri tentu merasa terhibur, setidaknya rasa gugup itu berkurang sedikit karena guyonan Jeffian barusan.
"Selamat datang tuan muda Jeffian."
Jeffian mengangguk "Papah sama mamah dimana?"
"Tuan dan nyonya besar sedang ada di ruang makan." Ucap pelayan tersebut.
Pria itu kemudian menyuruh pergi sang pelayan tersebut, lagi Jeffian membawa gadis itu menuju ruang makan yang mana orang tua dari pria itu berada.
"Waduh- waduhh siapa nih? Cantik banget."
Bella tersenyum sipu ketika seorang wanita berjalan mendekati keduanya dengan anggun dan pakaian berkelas.
Jeffian tersenyum sambil memeluk wanita itu singkat, pandangannya jatuh pada Bella yang ikut bersalaman pada ibunya "Mah kenalin ini Bella, Yang suka aku ceritain."
Wanita itu balas tersenyum kemudian langsung menggenggam tangan Bella "Cantik banget ya kamu, pantesan aja Jeff kepincut."
Bella yang dipuji seperti itu hanya mampu menunduk menahan malu, wajahnya sedikit memerah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Professor Galak ✔
FanfictionOrdellia Safa Arabella awalnya membenci sang dosen. Namun, lama-kelamaan gadis itu mulai menyukai dosennya tersebut. Sementara Jeffian harus terjebak pilihan antara sahabat atau kekasihnya saat ini. Pairing: Roséanne Park, Jung Jaehyun, Kim Jiho...
