12. Different

679 100 13
                                        

Usai makan malam di kediaman Itachi, Naruto dan Sakura pun hendak pamit pulang. Begitu juga dengan Shizuka, Sasuke yang akan mengantar kekasihnya itu kembali kerumahnya. Tuan rumah menyambut mereka dengan hangat, obrolan pun mengalir hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam.

Konan bercipika-cipiki dengan Shizuka saat berpamitan, mereka mengobrol singkat sampai kemudian Sakura menghampiri. Konan menoleh dan langsung bercipika-cipiki dengan Sakura lalu memeluknya.

"Sampai jumpa lagi Sakura, aku dan Inara akan selalu menantimu berkunjung kesini.." Ucap Konan, senyumannya tampak begitu hangat.

"Tentu saja Konan-san, aku pasti akan berkunjung lain waktu. Sampaikan salam ciumku untuk Inara ya.." Ucap Sakura.

Inara sudah tertidur, sempat terjadi drama setelah selesai makan malam. Inara bersikeras meminta Sakura menginap disana, tetapi Sakura tidak bisa mengabulkan permintaan anak itu karena ia tidak membawa persiapan apapun. Selain itu ia juga merasa sungkan pada Shizuka jika dirinya terlihat begitu akrab dengan keluarga Sasuke.

"Baiklah, hati-hati dijalan ya.." Ucap Konan pada Sakura, interaksi mereka tak lepas dari perhatian Shizuka yang tengah menunggu Sasuke di depan pintu.

Itachi pun muncul dari dalam bersama Sasuke. Naruto dan Sakura bersalaman dengan sulung Uchiha itu saat berpamitan.

"Hati-hati ya kalian, terima kasih sudah datang.." Ucap Itachi ramah.

"Terima kasih juga makan malamnya Itachi-san.." Sahut Naruto. Dan Sakura hanya mengangguk pada Itachi, kemudian ia menoleh ke arah Sasuke.

"Tidak apa kan pulang dengan Naruto?" Tanya Sasuke pada Sakura. Gadis itu pun sekilas melirik gugup ke arah Shizuka.

"Ah, tidak apa Sasuke-kun. Biasanya juga aku pulang dengan Naruto kan?"

Naruto sudah berjalan menuju mobilnya, ia melambaikan tangan sebelum membuka pintu dan masuk ke dalam.

"Baiklah, hati-hati." Sasuke mengusap singkat kepala Sakura, membuat gadis itu semakin gugup saat semua mata meliriknya.

"I-iya, aku pulang dulu.."

"Sampai jumpa Sakura.." Shizuka melambaikan tangan.

"Sampai jumpa.." Sakura tersenyum sejenak kemudian masuk ke dalam mobil.

Konan dan Itachi melambaikan tangan di pelataran saat dua mobil itu mulai beranjak meninggalkan rumah mereka.

.

.

"Kau kenapa? Cemburu dengan Shizuka?" Tanya Naruto yang melihat Sakura hanya termenung sejak tadi.

"Naruto, aku bingung."

"Kenapa bingung?"

"Entahlah, aku merasa jahat pada Gaara... dan juga Shizuka.." Ucap Sakura.

Naruto pun menghela nafas, "Jika sudah begini, mau bagaimana lagi? Mintalah kepastian pada Sasuke, kemudian buat keputusan untuk Gaara."

Sakura pun menoleh, "Kau pikir semudah itu? Bahkan aku tidak tau bagaimana sesungguhnya perasaan Sasuke padaku.."

"Dia melirikmu terus selama makan malam, bahkan dia tampak mengabaikan Shizuka. Masa kau tidak menyadarinya?" Tanya Naruto.

"Tentu saja aku menyadarinya, tapi ini masih terlalu dini untuk menganggap bahwa ia menyukaiku." Jawab Sakura.

"Makanya jangan hanya menebak, minta kepastian secepatnya. Memangnya kau mau digantung seperti itu?"

"Aku tidak tau apa aku pantas meminta hal itu.." Gumam Sakura, keraguan tengah menyelimuti hatinya.

The Missing PieceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang