⚠️• FOLLOW SEBELUM BACA‼️
⚠️• DI LARANG MENIRU, MENJIPLAK, MENYALIN, MENGCOPY, DAN MEMPLAGIAT CERITA INI!!!!
________________________________________________
"Aku memang tidak pernah berharap untuk di cintai, karena aku tau kau tidak pernah mencinta...
𓆝𓆟𓆞 𓆩•Happy Reading•𓆪 [ Jangan Lupa Vote dan Coment ]
📖📖📖
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah perkelahian dan perdebatan Jander seminggu yang lalu dengan Greesa, itu membuat keadaan dan hubungan keduanya kini tampak terlihat semakin renggang dan tidak memiliki kemajuan ataupun perubahan.
Jander yang tampak semakin acuh dan dingin terhadap Greesa, tentunya membuat Greesa tampak enggan dan tidak berani pada suaminya. Membuat keduanya kini tampak membuat jarak dan tembok tinggi agar tidak saling berinteraksi ataupun berdekatan.
Sampai-sampai keduanya jarang berbicara dan mungkin jika berbicara hanya mendengar suara Jander yang menyuruh Greesa untuk selalu meminum vitaminnya dan Greesa yang tentunya hanya bisa menurut pada ucapan suaminya.
Namun di balik itu semua, Greesa tentunya ingin sekali memperbaiki hubungannya dengan Jander. Karena Greesa merasakan semua ini adalah salahnya yang dengan sengaja membuat Jander marah dan kesal di saat suaminya sedang sibuk dengan pekerjaannya. Membahas hal-hal yang tidak Jander sukai dan dirinya yang selalu berharap jika Jander mencintainya yang nyatanya tidak.
Greesa baru menyadari bagaimana keadaan sebelumnya di mana keduanya di pertemukan lalu di jodohkan untuk segera menikah. Dari awal sampai sekarang walau kini sudah memiliki status yang berbeda, mereka tetaplah orang asing yang sengaja di pertemukan.
Jadi ucapan Jander memang benar. Tidak ada yang perlu di harapkan dari pernikahan ini dan Greesa baru menyadarinya.
🥗🥗🥗
Bibi Melin yang menyadari jika Jander dan Greesa yang kini sedang tidak baik-baik saja membuatnya setiap hari tidak pernah henti untuk selalu bertanya dan mengajak keduanya berbicara saat sedang sarapan pagi, makan siang, ataupun makan malam. Namun itu semua hanya mendapatkan respon dari tatapan mata tajam Jander dan senyuman manis Greesa yang membuat bibi Melin langsung luluh dan diam melihatnya.
Tapi hari ini, sepertinya bibi Melin mulai merencanakan sesuatu untuk keduanya.
Di mana sekarang, bibi Melin tengah membuatkan bekal makan siang untuk Jander dan sudah meminta pada Greesa untuk mengantarkannya ke kantor Jander.
Walau raut muka Greesa tampak terlihat begitu ragu dan ingin sekali menolak permintaan bibi Melin. Bibi Melin tentunya langsung merayu dan mengatakan banyak hal manis yang membuat Greesa tentunya tidak bisa menolak, walaupun bibi Melin tidak merayu juga Greesa tentunya akan menurutinya, karena kalian tau sendiri betapa lembut dan penurutnya Greesa.
Wajahnya memang berkata tidak begitupun dengan hatinya, tapi kepalanya justru mengangguk dengan senyuman yang mengembang.
Bahkan jika masalah dan perkelahiannya begitu besar dengan Jander sekarang, Greesa sepertinya tidak akan menolak suruhan bibi Melin.