⚠️• FOLLOW SEBELUM BACA‼️
⚠️• DI LARANG MENIRU, MENJIPLAK, MENYALIN, MENGCOPY, DAN MEMPLAGIAT CERITA INI!!!!
________________________________________________
"Aku memang tidak pernah berharap untuk di cintai, karena aku tau kau tidak pernah mencinta...
𓆝𓆟𓆞 𓆩•Happy Reading•𓆪 [ Jangan Lupa Vote dan Coment ]
📖📖📖
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah 2 Minggu lamanya berada di Moskow. Hari ini Carissa, Tama, Demian, dan Selena mereka akan kembali pulang ke Paris.
Mengingat jika mereka juga memiliki pekerjaan dan kesibukan di sana jadi mereka hanya bisa meluangkan waktu selama 2 Minggu untuk berada di Moskow dan berkumpul bersama dengan anak-anak mereka.
Greesa yang melihat jika kedua orang tua dan mertuanya yang akan pulang cukup membuatnya merasakan begitu sedih dan kesepian, namun Greesa berusaha untuk terlihat tenang dan tersenyum karena tidak ingin Selena dan Carissa sedih dan tidak mau meninggalkannya.
Mengingat jika mereka yang sanggup datang jauh-jauh dari Paris ke Moskow hanya karena dirinya yang terluka dan sakit, lalu mengingat bagaimana ucapan Jander waktu itu di rumah sakit yang membuat Greesa tidak ingin membuat keluarganya kerepotan dan kesulitan.
Apalagi harus melakukan penerbangan jauh sana sini dan di mana semua orang tengah sibuk bekerja.
"Mamah, Papah, hati-hati. Nanti jika sudah sampai hubungi Greesa."
"Iya, Sayang." Selena langsung beralih memeluk tubuh putrinya dengan lembut. "Jangan khawatir, Mamah dan Papah semuanya pasti akan baik-baik saja dan kalian juga di sini harus selalu baik dan sehat-sehat. Jika nanti ada apapun itu langsung kabari dan beritahu pada Mamah dan Papah.Lalu juga sering-sering menghubungi agar kami tidak khawatir."
Greesa langsung mengangguk mendengarnya. Membuat Selena langsung mengusap kedua pipi putrinya lalu setelah itu menciumnya yang membuat Greesa langsung terkekeh.
"Semoga kalian selalu hidup dengan bahagia," ucap Selana sambil setelahnya menatap pada Jander dan juga mengusap lengan Jander dan Greesa.
"Menjalani rumah tangga itu kadang memang sulit dan mudah, jadi Mamah harap kalian bisa menghadapi semuanya dengan kepala dingin dan tenang. Katakan apapun itu kesalahan ataupun kebenarannya agar tidak menimbulkan masalah yang besar, karena kalian kini sudah menikah dan akan menjadi orang tua. Jadi Mamah harap kalian bisa menghadapi dan melewati semuanya, dan kunci dari itu semua hanya dengan saling percaya dan saling mencintai."
Mendengar ucapan Selena membuat Greesa langsung mengangguk sambil tersenyum menatap pada ibunya, sementara Jander hanya terdiam sambil mengangguk pelan yang membuat Selena tersenyum menatap pada keduanya.
Lalu setelahnya, bergantian dengan Demian yang membuat Greesa langsung senang dan penuh haru menatap pada ayahnya.
"Papah."
"Papah selalu merindukan putri kecil Papah ini."
"Greesa juga selalu merindukan, Papah."
Demian langsung memeluk dan mencium kepala putrinya sambil setelahnya menatap terkekeh pada Jander yang tampak langsung menatapnya.