📖⟩28. Make Love

27.3K 488 178
                                        

∆ Adult warning 18+ ∆
𓆝𓆟𓆞
𓆩•Happy Reading•𓆪
[ Jangan Lupa Vote dan Coment ]

📖📖📖

Jander beranjak bangun beralih melepas dan melempar kemejanya dengan kasar ke lantai yang membuat Greesa langsung terdiam gugup menatap pada suaminya yang kini sudah bertelanjang dada sambil menatapnya dari bawah sampai atas.

Setelahnya dengan pelan dan lembut tangan Jander mulai mengusapi paha Istrinya dari bawah sampai naik ke atas lalu setelahnya mulai melepaskan dress yang kini Greesa pakai, membuat keadaan Greesa kini sudah hampir polos dengan hanya memakai pantiesnya saja lalu Jander dengan mudahnya langsung membuang pakaian istrinya itu ke lantai.

Membuat Greesa tampak semakin gugup dan takut melihatnya, terlebih lagi Jander mulai naik menindihnya.

"Jangan menutupinya," ucap Jander menahan tangan istrinya di dada lalu setelah itu langsung menggenggam dan menciumnya dengan lembut.

Membuat Greesa langsung terdiam menatap pada suaminya begitupun dengan Jander yang setelahnya langsung mencium dan melumat bibir istrinya, sambil tangan Jander kini mulai beralih meremas pelan pada kedua payudara Greesa yang membuat Greesa langsung melenguh dan merintih sambil menahan tangan suaminya.

"Eughhh..."

Begitu tautan keduanya terlepas, Greesa langsung menahan dada suaminya namun Jander tetap memaksa dan kini beralih menciumi dagu dan leher Greesa yang di mana sudah banyak tanda-tanda merah keunguan yang tadi baru saja Jander buat yang hampir memenuhi setiap leher dan dada istrinya. Membuat Jander yang melihat tampak langsung tersenyum dengan senang sambil terus mengecupnya dan setelah itu beralih mencium bibir Greesa sebentar.

"Jander.. pelan-pelan," tahan Greesa sambil menarik nafasnya dengan gusar.

"Kau takut aku melakukannya?"

"Aku... aku hanya sedikit malu."

Jander langsung menuntun kedua tangan istrinya untuk memeluk lehernya, membuat Greesa langsung berpegangan erat pada bahu dan leher suaminya sambil kini menatap pada Jander dengan jarak keduanya yang begitu dekat. Bahkan hidung Jander sampai sesekali menyentuh hidung Greesa yang membuat Jander sesekali menggesekkan hidungnya pada hidung dan pipi istrinya.

"Tidak perlu ada yang kau malukan, karena yang melihatnya hanya suamimu sendiri."

"Apa ini akan sakit?"

"Sakitnya hanya sebentar."

Greesa langsung mengerjap-ngerjapkan matanya dengan nafas yang masih memburu, membuat Jander langsung melumat bibir istrinya sambil tangannya kini mulai bergerak turun mengusapi perut rata Greesa dan setelahnya semakin turun masuk ke dalam panties.

Membuat Greesa yang merasakan hal itu tampak langsung kaget dan tubuhnya serasa seperti tengah langsung di lempar ke tengah jurang, karena merasakan bagaimana jari-jari panjang suaminya yang mulai mengusapnya, membelainya, lalu setelah itu menekannya di bawahnya yang membuat Greesa langsung menarik dan merapatkan kedua pahanya.

Jander pun langsung melepaskan tautannya yang membuat Greesa langsung mendesah sambil menatap pada suaminya.

"Janderhhh..."

"Jangan merapatkannya."

"Apa yang ingin----" Greesa langsung memekik karena Jander menekan jarinya untuk masuk.

"S-sakit.."

Jander langsung beranjak bangun karena ia sudah benar-benar geram dan tidak tahan saat mendengar dan melihat bagaimana reaksi dan suara istrinya. Setelah itu Jander langsung melepaskan panties yang kini Greesa pakai membuat Jander dapat melihat bagaimana istrinya yang tampak terlihat begitu cantik dan mulus di bawah sana.

||MATCHMAKING [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang