📖⟩38. Boiling Water

13.6K 405 141
                                        

𓆝𓆟𓆞
𓆩•Happy Reading•𓆪
[ Jangan Lupa Vote dan Coment ]

📖📖📖

📖📖📖

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tak!

Greesa langsung tersenyum senang saat melihat Jander memukul bola golf dengan stik golfnya lalu bola kecil itu langsung melambung dan menggelinding tepat masuk ke dalam lubang yang berada di sebrang danau. Membuat Jander melakukannya lagi setelah melihat bolanya masuk sampai tiga kali Jander memukul dan semua bolanya berhasil masuk.

Greesa yang melihat langsung bertepuk tangan lalu Jander menoleh menatap pada istrinya sambil melepaskan topinya, setelahnya Jander langsung menghampiri pada Greesa yang kini tengah duduk di kursi tidak jauh darinya.

"Kenapa tidak melakukannya lagi?" Tanya Greesa karena ia masih ingin melihat Jander bermain golf.

"Kau tak ingin mencoba?"

"Aku tidak bisa melakukannya."

"Aku akan mengajarimu."

Lalu dengan penuh semangat dan senang Greesa mengangguk. Jander pun dengan pelan dan hati-hati meraih tangan dan pinggang istrinya membantu Greesa berdiri dan membawanya ke tempat lingkaran rumput yang berukuran sedang.

"Kenapa di sini?"

"Memangnya kau bisa memukul dengan jarak jauh?"

"Aku bisa jika kau mengajariku."

"Diam dan berdiri di sini."

"Aku tidak tau cara memukul dan memegang tongkat ini seperti apa. Bahkan ini begitu berat."

Jander langsung menatap pada istrinya saat ia ingin berjongkok memasang bola, melihat itu Greesa langsung mengerjapkan matanya sambil memegangi perut buncitnya. Terlihat sekali bagaimana tatapan Jander yang begitu sabar dan tenang menghadapi Istrinya, karena sudah biasa dari awal kehamilan sampai kandungan Greesa yang sekarang sudah memasuki pada bulan ke empat di mana Greesa selalu saja tidak sabaran.

Jadi Jander sudah ujian begitu lama.

Lalu setelah selesai. Jander mengambilkan stik golf yang lebih ringan untuk istrinya dan Jander mulai memposisikan Greesa yang berjarak 2 meter dari lubang golfnya. Sebelum memukul bolanya Jander mengajari Greesa cara-caranya agar tidak terlalu kaku dan kuat saat memukul dan Greesa hanya diam mengangguk mendengarkan ucapan suaminya.

"Jangan terlalu menunduk nanti perutmu tertekan."

"Tongkatnya masih sedikit berat," Greesa justru mengeluh sambil menoleh menatap pada Jander membuat Jander langsung menyingkirkan sebentar rambut panjang istrinya ke samping.

"Jangan memegangnya terlalu kuat."

"Lalu setelah itu?"

"Fokus perhatikan bola dan lubangnya lalu setelah itu pukul bolanya dengan perlahan sesuai jaraknya agar bolanya masuk," ujar Jander mengarahkan dan mengajari Istrinya walau Jander juga yang memukulnya, karena Greesa hanya sekedar memegang stik golfnya sementara Jander menumpukan tangannya di atas tangan Greesa.

||MATCHMAKING [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang