⚠️• FOLLOW SEBELUM BACA‼️
⚠️• DI LARANG MENIRU, MENJIPLAK, MENYALIN, MENGCOPY, DAN MEMPLAGIAT CERITA INI!!!!
________________________________________________
"Aku memang tidak pernah berharap untuk di cintai, karena aku tau kau tidak pernah mencinta...
𓆝𓆟𓆞 𓆩•Happy Reading•𓆪 [ Jangan Lupa Vote dan Coment ]
📖📖📖
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lukanya masih terasa sakit, Sayang?"
"Sudah tidak terlalu sakit, Mah."
"Syukurlah kalau begitu. Mamah begitu takut dan khawatir kalau lukanya parah dan kamu sampai kenapa-kenapa," ucap Carissa sambil mengusap dan merapikan rambut Greesa.
Membuat Greesa yang melihat langsung tersenyum, melihat bagaimana ibu mertuanya yang begitu lembut dan perhatian padanya.
"Mamah tidak merasakan lelah karena baru saja sampai?"
"Tidak, Sayang. Mamah sudah cukup terbiasa, di pesawat tadi juga sudah banyak beristirahat dan tidur agar saat sampai nanti tidak begitu kelelahan dan mengantuk.
"Tapi jika Mamah masih merasakan lelah lebih baik beristirahat saja lebih dulu. Greesa khawatir Mamah nanti kenapa-kenapa karena kelelahan."
Carissa langsung terkekeh mendengarnya. "Nanti Mamah akan beristirahat, jangan khawatir. Walaupun Mamah sudah tua seperti ini tubuh Mamah masih begitu kuat bahkan untuk berkeliling dunia sekalipun," ucap Carissa yang membuat Greesa langsung tersenyum dan terkekeh mendengarnya.
Carissa dan Tama sekarang memang tengah berada di Moskow. Karena, setelah kemarin sore mereka mendapatkan kabar jika Greesa terluka, membuat Carissa dan Tama langsung memutuskan untuk terbang ke Moskow saat malam itu juga dari Paris dan sampai di Moskow saat besok paginya.
Keduanya memang tidak tanggung-tanggung untuk langsung datang melihat dan menjenguk menantu kesayangan mereka itu, karena Tama tampak begitu marah saat mendapatkan kabar jika Greesa di lukai oleh wanita yang menyukai Jander.
Membuat Tama langsung menyebut dan menuduh jika wanita itu pasti selingkuhannya Jander. Dan, walaupun bukan selingkuhannya Jander. Tama tetap selalu mengatakan jika wanita-wanita di luaran sana yang berani melukai menantu kesayangannya itu pasti selingkuhannya Jander.
Membuat Jander yang langsung di tuduh berselingkuh oleh ayahnya sendiri tentunya langsung marah. Bahkan saat kedua orang tuanya yang baru saja sampai di Mansion tadi pagi, Jander hampir-hampir tidak mengizinkan ayahnya untuk masuk dan meminta anak buahnya untuk mengusirnya yang membuat Tama sampai ingin memaki putranya sendiri.
Membuat Carissa sampai pusing melihat pada keduanya, karena baru saja bertemu anak dan ayah itu langsung melempar tatapan tajam penuh dengan dendam.
Tidak sampai di situ. Tama kembali marah dan langsung menceramahi Jander panjang lebar setelah keduanya melihat bagaimana luka di kening Greesa yang cukup parah sampai kini harus di perban, membuat Jander tentunya tampak semakin kesal pada ayahnya karena tidak memberikannya kesempatan untuk berbicara bahkan percaya pada ucapannya.