⚠️• FOLLOW SEBELUM BACA‼️
⚠️• DI LARANG MENIRU, MENJIPLAK, MENYALIN, MENGCOPY, DAN MEMPLAGIAT CERITA INI!!!!
________________________________________________
"Aku memang tidak pernah berharap untuk di cintai, karena aku tau kau tidak pernah mencinta...
𓆝𓆟𓆞 𓆩•Happy Reading•𓆪 [ Jangan Lupa Vote dan Coment ]
📖📖📖
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mau yang mana, Sayang?"
"Yang itu, Mah."
Dengan cepat Selena langsung mengambilkan makanan yang putrinya inginkan, membuat Carissa tersenyum melihatnya sambil kini menyusun makanan di atas meja begitupun dengan Demian dan Tama. Mereka semua tampak terlihat begitu bahagia dan senang, sampai-sampai datang dari Paris membawa banyak oleh-oleh dan makanan enak kesukaan Greesa.
"Lalu ingin yang mana lagi, Nak?" Tanya Tama yang membuat Greesa hanya tersenyum, karena begitu bahagia melihat para orang tuanya yang begitu bersemangat dan ceria.
"Nanti lagi, Pah."
"Ini Papah juga bawakan buah rasberry, blueberry, dan ini ada cake Barbie kesukaan princess Papah waktu masih kecil," ucap Demian. Melihatnya membuat Greesa langsung kaget dan terpukau lalu mereka tertawa senang melihatnya, karena bentuk cake itu benar-benar lucu terlebih lagi penuh dengan hiasan berwana pink.
"Terimakasih, Papah. Greesa suka sekali melihatnya dan terimakasih juga untuk Mamah dan Papah semua karena sudah repot-repot mau membawakan banyak makanan untuk Greesa. Padahal jika Greesa mau nanti kita bisa membelinya di sini agar Mamah dan Papah tidak kesulitan."
"Iya, Sayang. Tapi walaupun di sini juga ada kualitas dan rasanya pasti berbeda, jadi itu Mamah dan Papah belikan yang benar-benar bagus untukmu karena tidak ingin calon cucu Mamah ini kenapa-kenapa."
Greesa langsung tersenyum mendengarnya, membuat Selena langsung mengusap sayang kepala putrinya.
"Perutnya sudah tidak sakit kan?" Tanya Carissa sambil beralih duduk di samping kiri Greesa.
"Hanya tadi malam terasa sakit dan sedikit nyeri, Mah."
"Lalu tadi pagi muntah-muntah lagi?"
Greesa mengangguk.
"Jander tau jika perutnya terasa sakit dan tadi pagi muntah-muntah?"
"Hmm... Jander yang selalu menjaga Greesa bahkan tadi malam Jander tidak tidur semalaman."
Mendengar itu membuat mereka langsung tersenyum bukanya kasihan atau khawatir pada Jander, sampai Greesa bingung melihatnya lalu memilih kembali melanjutkan makannya.
"Jika nanti ingin sesuatu katakan saja pada Mamah ya."
"Iya, Mah. Tapi Mamah dan Papah akan lama kan berada di sininya?"
"Hanya 5 hari saja, Sayang."
"Kenapa hanya sebentar? Bukankah biasanya sampai berminggu-minggu baru kembali ke Paris?" Tanya Greesa dengan sedih yang membuat Selena langsung mengusap pipi putrinya.