30. Dapat Restu

43 3 1
                                        

*Selamat datang di cerita*
"Namanya Sagara"
Wahai para Cawirku💓💓💓
*
*
*
Eh iya, kalau seumpama ada typo tolong kasih tahu ya, nanti biar di revisi ulang.
*
*
*
*
💗
*******

Rendy memutar bola matanya malas, ia malas sekali dengan drama yang dilakukan oleh musuh bebuyutannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Rendy memutar bola matanya malas, ia malas sekali dengan drama yang dilakukan oleh musuh bebuyutannya. Sungguh tidak berguna bagi dirinya.

"Stop! Kalian pikir gue ngelakuin ini semua buat nonton drama gak berguna kalian?!," setelah waktu yang berlalu lumayan lama, akhirnya Rendy bisa kembali mengeluarkan suara lantangnya untuk membentak Sagara dan inti Ago.

"Apa mau lo!," ujar Vino dengan gaya ketenangannya.

"Simple aja, transfer uang lima puluh juta ke rekening gue selain itu kalian harus berhasil ngelepasin gue dan anggota gue dari para polisi yang kalian telfon. Baru kalian bisa dapetin gadia manis ini" langsung saja Sagara melemparkan ponselnya kearah Vino tanpa mengubah posisi pistol yang ia todongkan ke arah kepala Rendy.

"Kasih uang yang dia mau sekarang juga!," Vino pun segera melakukan perintah Sagara. Dengan lihai Vino memencet-mencet layar hp Sagara.

"Udah! Sekarang lepasin Aca!," teriak Vino saat sudah menyelesaikan perintah sang ketua.

"Lepasin dulu anggota gue!," Sagara berdecih penuh rasa muak akan pria yang kini tengah berada di dekapannya dengan todongan pistol di kepalanya.

"Cik, keluar! Suruh mereka lepasin anggota BR" beberapa saat berlalu akhirnya Ciko masuk kembali kedalam gedung tua itu.

"Udah! Semua anggota BR udah berhasil keluar dari area gedung ini" ujar Ciko saat kembali lagi.

Salah satu dari lima anggota BR yang juga berada di dalam gedung itu keluar untuk memastikan bahwa anggota BR memang sudah berhasil keluar dari area gedung yang mereka tempati saat ini.

Salah satu anggota BR yang keluar tersebut memberikan kode jika memang anggota mereka beserta anggota Ago juga sudah menghilang semua dari area gedung tersebut.

"Lepasin gue, habis itu gadis itu bisa bebas" ujar Rendy.

"Gak! Lo pikir gue bakal percaya ke lo gitu aja?! Gue gak bidoh, ks PKLita tukar di waktu bersamaan!," tegas Sagara yang sudah kehilangan kesabaran dan kehilangan kepercayaan sehingga tak tersisa sedikitpun kepada Rendy dan anggota BR yang lainnya.

Melihat keadaan Sagara saat ini, Rendy pun menganggukkan kepalanya pelan untuk memberi suatu kode kepada anggota BR yang menyandra Tasya yang tangannya terikat dan mulutnya tertutup lakban.

Perlahan Sagara dan anggota BR itu saling mendekat dengan membawa sandera masing-masing. Keduanya bersama-sama berhitung mundur dari hitungan ketiga hingga nol, lalu secara bersamaan keduanya melemparkan sandera masing-masing.

Namanya SagaraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang