Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Mobil melaju dengan tenang di bawah kendali Taehyung. Matahari pagi yang mulai merangkak naik menebarkan sinarnya yang hangat, sementara jalanan dipenuhi hiruk-pikuk aktivitas harian. Di samping Taehyung, Jungkook duduk dengan tangan bersedekap, tatapannya lurus ke depan, tapi ada rasa penasaran yang jelas terpancar dari ekspresinya.
"Hyung, sebenarnya kita mau ke mana?" Jungkook bertanya, nadanya agak malas, namun ada sedikit rasa ingin tahu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung, yang tetap fokus pada jalan di depannya, menjawab singkat, "Kau akan tahu sebentar lagi."
Jungkook mendengus pelan. "Gue nggak suka kejutan, lo harus tahu itu."
Taehyung hanya tersenyum kecil tanpa mengalihkan pandangannya. "Kali ini kau harus menyesuaikan diri Jungkook, siapa tau nanti akan tinggal dengan hyung".
Jungkook terdiam, meskipun masih merasa kesal karena Taehyung tidak memberitahunya. Ia memandang keluar jendela, melihat jalanan yang mulai ramai dengan kendaraan dan pejalan kaki. Langit biru cerah membuat suasana terlihat menyenangkan, tapi pikirannya tetap dipenuhi rasa penasaran.
"Apa ini tentang area balapan?" Jungkook bertanya lagi, nada suaranya lebih serius kali ini.
Taehyung melirik sekilas ke arah Jungkook, lalu kembali memusatkan perhatian pada jalan. "Apa mau hyung menjadi lebih gemas melihatmu karena cerewet?." Jungkook seketika terdiam mendengar pertanyaan Taehyung.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Keheningan kembali mengisi ruang mobil, hanya suara mesin dan angin yang mengalir lewat jendela yang sedikit terbuka. Taehyung tampak tenang, seolah sengaja menciptakan ketegangan kecil ini. Sementara itu, Jungkook hanya bisa menghela napas panjang, mencoba menahan diri untuk tidak bertanya lagi.
*******
Taehyung memarkir mobilnya di sebuah area yang sunyi, dikelilingi oleh pohon-pohon rindang yang melambai perlahan tertiup angin. Jungkook keluar dari mobil, memandang sekeliling, mencoba memahami ke mana Taehyung membawanya.
Di depannya, ada jalan setapak kecil yang mengarah ke sebuah area berbatu dengan hamparan rumput hijau. Jungkook mulai menyadari apa yang ada di hadapannya saat ia melihat batu nisan berjajar rapi.