Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Pagi itu, sinar matahari menerobos lembut melalui tirai kamar di mansion. Jungkook masih terlelap, tubuhnya meringkuk di balik selimut tebal. Namun, suasana terasa berbeda hari ini. Biasanya, ketika ia membuka mata, Taehyung masih di sisinya, menyambut pagi dengan senyuman hangat. Tapi kali ini, ia mendapati sisi ranjang yang kosong.
"Hyung?" gumam Jungkook dengan suara serak, tangannya meraba tempat tidur di sebelahnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ia membuka matanya perlahan dan mendengar suara langkah pelan di ruang walk in closet. Dengan rasa penasaran, Jungkook duduk, menggosok matanya, lalu berjalan menuju suara itu. Betapa terkejutnya ia ketika melihat Taehyung sudah berdiri di depan cermin, mengenakan setelan hitam yang rapi dengan dasi sempurna, rambutnya disisir ke belakang dengan gaya elegan.
"Hyung, kenapa sudah rapi?" tanya Jungkook dengan nada bingung, alisnya mengerut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung menoleh, senyumnya terukir di wajah tampannya. "Babby, Hyung hari ini ada kerjaan," jawabnya santai sambil merapikan dasinya di cermin.
Namun, jawaban itu langsung membuat Jungkook memasang ekspresi tak percaya. "Tapi Hyung baru saja pulih! Luka Hyung kan baru kering. Apa tidak terlalu cepat?" tanyanya penuh kekhawatiran.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung menghela napas panjang, berbalik untuk menghadapi Jungkook. Ia menatap Jungkook dengan lembut, lalu mengusap pelan pipi kekasihnya yang masih terlihat mengantuk. "Babby, Hyung sudah terlalu bosan di mansion. Rasanya seperti terkurung. Hyung butuh kembali bekerja."