Chapter 59

3.6K 272 56
                                        

Kabar itu datang seperti petir di siang bolong, menghancurkan ketenangan yang rapuh. Tapi kali ini, tidak ada yang lebih terpukul daripada Jungkook.

Semua bermula pagi itu, ketika Jungkook mencoba menyuapi Taehyung bubur. Taehyung tampak lelah, tapi tetap memaksakan senyum agar tidak membuat Jungkook khawatir. "Babby, hyung baik-baik saja. Jangan terlalu cemas."

Namun, baru beberapa suapan masuk, Taehyung tiba-tiba terbatuk keras. Jungkook yang sedang duduk di sampingnya langsung panik, meletakkan mangkuk bubur di meja. "Hyung? Hyung gapapa?"

Batuk Taehyung tidak berhenti. Dalam hitungan detik, ia mulai memuntahkan darah. Jungkook tertegun, tubuhnya membeku, napasnya tercekat. Darah itu terlihat begitu banyak di tangannya.

"Hyung!" Jungkook berteriak, suaranya melengking penuh ketakutan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hyung!" Jungkook berteriak, suaranya melengking penuh ketakutan. Tangannya gemetar saat mencoba memegang wajah Taehyung yang pucat, namun yang bisa ia lakukan hanya menangis. "Hyung! Bangun! Jangan seperti ini!"

Panik, Jungkook berteriak memanggil siapa pun yang ada di mansion. Seokjin yang pertama kali masuk ke kamar langsung memeluk Jungkook yang menangis histeris. Sementara itu, boydiguard mansion buru-buru membawa Taehyung mobil untuk dibawa ke rumah sakit.

"Seokjin hyung! Taehyung hyung... dia... dia muntah darah!" Jungkook terus menangis di dada Seokjin, tubuhnya gemetar hebat. 

Seokjin mencoba menenangkan Jungkook meskipun dirinya sendiri tampak kehilangan kata-kata. Ia hanya bisa memeluk Jungkook erat-erat, menyembunyikan air matanya.

*******

Kabar itu langsung sampai ke para hyungdel di markas. Namjoon menerima telepon dengan tangan gemetar, suara di seberang terdengar seperti lonceng kematian.

"Namjoon'ah, segera ke rumah sakit. Taehyung muntah darah."

Namjoon tidak menjawab. Telepon di tangannya hampir terjatuh. Ia hanya bisa menatap Yoongi, Hoseok, dan Jimin yang sedang duduk di seberang meja. "Kita harus ke rumah sakit. Taehyung... muntah darah."

Tidak ada yang berani bertanya lebih lanjut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tidak ada yang berani bertanya lebih lanjut. Mereka semua langsung bergerak, namun tidak satu pun dari mereka yang cukup tenang untuk menyetir. Supir markas akhirnya mengambil alih, sementara keempatnya terdiam di dalam mobil.

Di Bawah Tahta Sang Mafia [TAEKOOK]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang