Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Malam telah larut, dan suasana di mansion The Kim terasa lebih tegang dari biasanya. Setelah beberapa jam yang melelahkan, Jungkook akhirnya tertidur. Wajahnya yang tenang menyembunyikan ketegangan yang sempat membuat semua orang khawatir. Di kamar khususnya, beberapa bodyguard berjaga ketat, memastikan tidak ada ancaman yang bisa mendekati sang kekasih Taehyung.
Sementara itu, di ruang keluarga mansion, para hyungdeul telah berkumpul atas permintaan Taehyung. Mereka duduk melingkar, membahas situasi serius yang melibatkan Jungkook dan Lee Jung Suk. Seokjin, sebagai dokter keluarga, memeriksa kembali catatan kesehatan Jungkook.
"Taehyung-ah," Seokjin memulai dengan nada tegas, "kenapa kau tidak memberitahu hyung kalau Jungkook seperti ini sebelumnya?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung, yang duduk di sudut ruangan, menunduk dengan ekspresi lelah. Ia mengusap wajahnya sebelum menjawab. "Aku tak mengerti, hyung. Aku kira saat itu Jungkook hanya belum siap... karena kami hampir melakukannya. Tapi ternyata ini sudah kedua kalinya dia seperti ini."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jimin, yang duduk di samping Taehyung, memandangnya dengan khawatir. "Hyung, Jungkook baik-baik saja, kan?" tanyanya dengan nada ragu.
Seokjin menghela napas panjang. "Dari gejala yang hyung lihat, sepertinya Jungkook mengalami trauma. Tapi kita harus memastikan apa penyebabnya agar bisa menanganinya dengan tepat."
Yoongi, yang duduk bersandar sambil menyilangkan tangan, akhirnya angkat bicara. "Tae, kita harus mengakhiri semua ini. Kita tidak bisa membiarkan Jungkook terus berada dalam situasi seperti ini."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.