Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Di dalam ruangan VVIP rumah sakit yang sangat luas dan mewah, suasana terasa berat. Hanya ada suara detak mesin yang menandakan kehidupan yang begitu rapuh. Ruangan itu dipenuhi dengan cahaya lembut yang masuk melalui jendela besar, tetapi keheningan di dalamnya seolah menciptakan dinding antara dunia luar dan dunia yang ada di dalam sana. Di ranjang yang luas, Taehyung terbaring tak berdaya, tubuhnya yang semula penuh energi kini terkulai lemah, terhubung dengan berbagai alat medis. Hanya ada satu hal yang tak berubah Jungkook yang setia duduk di sampingnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jungkook hanya bisa menatap Taehyung dengan pandangan kosong, sesekali menyeka air mata yang mengalir tanpa bisa dihentikan. Tangannya menggenggam erat tangan Taehyung, seakan berharap jika ia cukup keras berpegang, Taehyung akan bangun dan semuanya akan kembali seperti semula.
Namun tak ada tanda-tanda kehidupan yang jelas dari Taehyung. Mesin yang terhubung ke tubuhnya tetap menunjukkan angka yang stabil, tetapi detak jantung yang terdeteksi hanya menjadi pengingat bahwa semuanya sangat tipis. Begitu rapuh.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seokjin mencoba memeriksa keadaan Taehyung dan Jimin yang melihat Jungkook sangat rapuh sungguh membuatnya sakit, ia menghampiri Jungkook yang pandangannya pun tak pernah lepas dari Taehyung, mungkin jika Jungkook berdiri, badannya akan mati rasa karna terlalu lama duduk.
"Kookie, kamu harus makan. Hyung tak mau kamu sakit" ucap Jimin yang melihat Jungkook belum memasuki apapun ke perutnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.