Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Pagi itu, Taehyung terbangun oleh suara isakan pelan di sampingnya. Mata tajamnya langsung membuka penuh, dan ia menoleh ke arah Jungkook yang duduk di tepi ranjang dengan punggung membelakanginya. Bahunya berguncang kecil, dan isakannya semakin terdengar jelas.
"Babby?" Taehyung memanggil lembut, rasa panik segera menyelubunginya. Ia langsung duduk dan meraih pundak Jungkook, memutarnya perlahan agar mereka saling berhadapan. Mata Jungkook yang sembab membuat hatinya mencelos. "Ada apa? Apa hyung menyakitimu?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jungkook menggeleng kecil, masih terisak, sambil menunduk. Taehyung semakin cemas. Kekhawatiran tentang trauma istrinya kembali menghantui, tapi kali ini Jungkook tidak menunjukkan tanda-tanda ketakutan berlebih. Tidak ada tubuh yang gemetar, tidak ada peluh dingin. Hanya air mata yang terus mengalir di pipinya.
"Babby, tolong bicara pada hyung..." Taehyung berbisik pelan, tangannya mengusap kepala Jungkook dengan lembut. "Apa yang terjadi?"
Jungkook akhirnya mengangkat wajahnya. Pipinya memerah, matanya berkaca-kaca, dan bibirnya mengerucut lucu seperti anak kecil yang ngambek.
"Hyungi..." Jungkook mengeluh pelan, matanya berkedip-kedip. "Kenapa badan Kookie banyak tanda merah? Kenapa hyungi tega bikin tanda di seluruh tubuh Kookie?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung tertegun beberapa detik, lalu tawa pelan keluar dari bibirnya. Ia langsung menutupi mulut dengan tangannya, mencoba menahan diri agar tidak terlalu keras tertawa, tapi tidak berhasil. Bahunya bergetar sementara Jungkook hanya menatapnya dengan tatapan sebal bercampur malu.