Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Setelah Jack pergi, Jungkook tampak lebih pendiam dari biasanya. Ia terus memikirkan kehadiran pria itu dan hubungannya dengan Taehyung. Sesekali, ia mencuri pandang ke arah kekasihnya, mencoba membaca ekspresi Taehyung, namun seperti biasa, wajah Taehyung tetap tenang dan tak terbaca.
Namun, Jungkook tahu ada sesuatu yang lebih dari sekadar cerita biasa di antara mereka. Dengan hati yang gelisah, ia menggenggam tangan Taehyung yang sedang sibuk memeriksa ponselnya. "Hyung..." suara Jungkook terdengar pelan, namun cukup untuk membuat Taehyung mengalihkan perhatiannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hmm, ada apa babby?" Taehyung menjawab tanpa menoleh sepenuhnya.
"Hyung... bisa kita bicara? Tapi hanya kita berdua?"
Taehyung akhirnya menatap Jungkook. Sorot matanya yang tajam melunak seketika saat melihat wajah Jungkook yang penuh tanda tanya. Tanpa banyak kata, ia menggenggam tangan Jungkook lebih erat. "Ikut hyung ke ruangan kerja, babby. Hyung akan jelaskan."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jungkook mengangguk, mengikuti langkah Taehyung dengan sedikit ragu. Ketika mereka masuk ke ruang kerja, Jimin dan Namjoon masih sibuk dengan dokumen di meja besar.
"Kookie?" Jimin menoleh dengan senyuman hangat. "Tumben kau di sini. Kau bosan di mansion, ya?"
Namjoon, yang awalnya sibuk membaca dokumen, langsung mengangkat wajahnya saat mendengar nama Jungkook. "Tae, hyung kira kau tidak jadi datang hari ini."
Taehyung mengangguk singkat. "Ada hal yang harus aku selesaikan hyung. Tapi sekarang, kalian bisa keluar sebentar? aku ingin bicara pribadi dengan Jungkook."
Jimin dan Namjoon saling berpandangan, namun akhirnya mengangguk tanpa banyak protes. Jimin tersenyum lembut ke arah Jungkook sebelum berjalan keluar bersama Namjoon, menutup pintu dengan perlahan.
Kini hanya ada mereka berdua di dalam ruangan. Taehyung mendekati Jungkook, menarik kursi agar kekasihnya bisa duduk dengan nyaman. Ia sendiri mengambil tempat di depan Jungkook, menatapnya dengan serius.