Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Setelah semuanya terjawab di mansion kakek Jeon, Taehyung dan para hyungdel memutuskan untuk kembali ke mansion Kim. Perjalanan malam itu terasa lebih hening dari biasanya, seolah masing-masing larut dalam pikirannya sendiri.
Ketika mereka sampai, Seokjin dan Jimin sudah menunggu di ruang tengah. Keduanya tampak cemas, terutama Seokjin yang berjalan menghampiri mereka begitu pintu terbuka.
"Kalian baik-baik saja?" tanyanya dengan nada penuh kekhawatiran.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yoongi, yang seperti biasa bersikap tenang, mengangkat satu tangan. "Tak apa hyung, semuanya aman."
Seokjin masih memandang mereka satu per satu, memastikan tidak ada luka atau tanda-tanda yang mencurigakan. "Yasudah kalau begitu, kalian istirahatlah."
Jimin, yang berdiri di belakang Seokjin, mengangguk setuju. "Jin hyung benar. Masih ada hari esok untuk kita berbicara."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung hanya mengangguk singkat tanpa banyak bicara. Ia langsung melangkah menuju kamarnya, sementara para hyungdel lain juga beranjak ke kamar masing-masing.
Sesampainya di kamar, Taehyung membuka pintu pelan, takut membangunkan Jungkook yang sedang tertidur. Cahaya bulan menembus tirai tipis, menerangi wajah Jungkook yang terlihat damai. Bibir mungilnya sedikit terbuka, napasnya teratur, dan rambutnya yang hitam legam berantakan di atas bantal.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.