Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Ruangan itu hening, hanya terdengar suara napas Jungkook yang mulai teratur di dada Taehyung. Meski tubuhnya sudah tak lagi bergetar, pelukan Jungkook tetap erat, seolah ia tak ingin kehilangan satu-satunya tempat yang membuatnya merasa aman. Taehyung duduk bersandar di dinding, memeluk Jungkook erat di pangkuannya, jemarinya terus mengusap punggung kekasihnya dengan lembut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seokjin, yang masih berada di ruangan itu, memandang mereka dengan perasaan campur aduk. Ia tahu, Taehyung sedang berjuang menahan emosinya. antara marah, terluka, dan rasa bersalah yang mendalam. Di sisi lain, Seokjin tak bisa mengabaikan cerita yang ia dengar dari Bambam beberapa waktu lalu. Cerita yang ia yakin harus segera disampaikan pada Taehyung dan yang lainnya, tetapi tidak sekarang.
"Hyung," suara Taehyung memecah keheningan. "Pergilah. Kau harus makan sesuatu. Jungkook akan bersamaku."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seokjin menghela napas, tatapannya tak lepas dari Jungkook yang wajahnya masih tersembunyi di dada Taehyung. "Tae," katanya pelan, "Kau harus segera membawa jungkook pulang, markas ini terlalu berbahaya untuk Jungkook. Dia harus kembali ke mansion. Ini bukan tempat yang aman untuknya."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung menatap Seokjin dengan raut wajah tegas, tetapi penuh rasa terima kasih. "Hyung, aku akan membawa Jungkook kembali ke mansion nanti, tapi tidak sekarang. Aku ingin memastikan dia benar-benar tenang sebelum kita pergi dari sini, pastikan saja diluar tetap aman hyung, maaf merepotkanmu."