Chapter 47

3.4K 232 6
                                        

Flashback On

Langit mendung menggelayut rendah di atas mansion keluarga Kim. Taehyung duduk sendiri di ruang tamu, menatap kosong ke arah perapian yang mati. Usianya baru menginjak 17 tahun, namun rasa kehilangan yang membebaninya terasa jauh lebih berat dari yang mampu dipikul anak seusianya. Dua tahun berlalu sejak kecelakaan tragis itu merenggut ayah dan ibunya, dan meskipun Namjoon serta Seokjin mencoba menguatkan diri, mereka terlalu sibuk bergelut dengan dunia gelap yang diwariskan oleh Appa Kim.

Taehyung hanya memiliki kesunyian yang menjadi teman setianya. Hingga suatu malam, bunyi ketukan pintu menggema di mansion yang sepi itu. Ia tidak mengharapkan siapa pun. Pelayan rumah mendekat, membukakan pintu, dan sebuah suara berat terdengar.

"Apa Tuan Muda Kim Taehyung ada di rumah?"

Taehyung mengerutkan kening. Ia mendekat ke pintu dengan hati-hati, matanya menyipit melihat seorang pria tua berdiri di ambang pintu. Rambutnya memutih, jas hitam yang ia kenakan tampak lusuh namun memancarkan aura yang tidak biasa.

"Aku Taehyung," jawabnya dengan nada waspada. "Anda siapa?"

Pria itu melangkah masuk tanpa menunggu undangan, tatapannya tajam menusuk Taehyung. "Kau benar-benar mirip dengan Appa mu son," katanya pelan. "Saya Kakek Jeon. Kau tidak perlu terlalu jauh mengingat, kakek hanya ingin menemuimu."

"kakek, masuklah. Dimana paman dan bibi berada? tae merindukannya kek. Kami kesepian disini" Ucap anak yang berusia 17 tahun itu.

"Kakek kemari untuk memberimu beberapa tugas son, agar tak kesepian" Ucap kakek Jeon dengan tegas.

Taehyung mengerutkan alis. "Tugas? Dari siapa? Dan kenapa kek?"

Kakek Jeon berjalan perlahan ke arah sofa dan duduk dengan santai, seperti mansion itu adalah miliknya. "Ini bukan tugas biasa, son. Ini tentang masa depan seorang anak yang tidak bersalah, anak yang sekarang menjadi tanggung jawabmu."

Taehyung menghela napas, bingung dengan arah pembicaraan itu. "Aku tidak mengerti kek. Siapa anak itu? Apa hubungannya denganku?"

"Jeon Jungkook," jawab pria itu, suaranya rendah namun tegas. "Dia diadopsi oleh keluarga Jeon setelah mengalami kecelakaan yang menghapus seluruh ingatannya. Tapi, anak itu tidak sendirian. Dia punya seorang kakak bernama Wang Ka-Yee. Namun, anak itu hilang entah ke mana."

Mata Taehyung melebar. Ia tidak pernah mendengar nama itu sebelumnya, tapi saat 2 tahun lalu ia pernah melihatnya di rumah sakit. "Lalu apa hubungannya denganku? Kenapa kakek datang padaku?"

Kakek Jeon menatap Taehyung dengan mata yang penuh rahasia. "Karena Jungkook akan berada dalam bahaya besar jika anak kandung Jeon kembali."

Taehyung terdiam, mencoba mencerna kata-kata itu. "Bahaya? Apa yang kakek maksud? Dan kenapa kakek—"

"Kakek tidak menyukai anak itu," potong Kakek Jeon dingin. "Dia bukan cucuku son. Dia adalah hasil kotor hubungan istri Jeon Jong Ki dengan Lee Min Ho. Kakek tidak akan membiarkan dia menghancurkan nama keluarga Jeon."

Taehyung membatu mendengar pernyataan itu. "Kalau kakek tidak menganggap dia cucu kakek, kenapa harus peduli padanya? Kenapa Anda kakek membiarkan dia hidup tenang?"

Kakek Jeon mendengus. "Karena dunia tidak akan membiarkannya hidup tenang. Kau masih muda, Son, tapi kau cukup pintar untuk memahami ini. Keluarga Jeon penuh dengan bahaya dan rahasia. Jika anak kandung Jeon kembali, Jungkook tidak akan selamat. Dia butuh perlindungan, dan aku memilihmu untuk melakukannya, kakek tak pernah menghukum orang yang tak bersalah, dan Jungkook tak bersalah."

"Aku?" Taehyung menunjuk dirinya sendiri, tercengang. "Kenapa aku?"

Kakek Jeon tersenyum samar. "Karena kakek melihat sesuatu dalam dirimu. Kau punya kekuatan untuk melindungi orang-orang yang kau pedulikan, meskipun itu berarti mengorbankan dirimu sendiri, kakek yakin kau persis seperti Gong-Yoo."

Di Bawah Tahta Sang Mafia [TAEKOOK]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang