Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Di ruang utama markas The Kim, Yoongi dan Hoseok tenggelam dalam tumpukan laporan yang menggunung. Suara denting keyboard dan deru kipas komputer memenuhi ruangan yang remang, menciptakan suasana serius. Hoseok memijat pelipisnya, mencoba memahami laporan terbaru yang baru saja dia terima dari hyung nya Seojon.
"Hyung," Hoseok memecah keheningan. "Serangan yang membuat Taehyung tertembak... ini benar-benar ulah Lee Jung Suk."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yoongi mengangkat alisnya. Tangannya masih mengetik cepat di laptop, tetapi ia mulai memasang perhatian penuh pada pembicaraan itu. "Apa lagi laporan yang kau dapatkan?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Belum jelas apa yang sebenarnya dia inginkan," jawab Hoseok sambil membuka file baru di layar komputernya. "Bukankah sebelumnya Taehyung tidak memiliki musuh yang berarti? Bahkan mafia terbesar kedua di Amerika pun tunduk pada Taehyung."
Yoongi menghela napas, menghentikan tangannya sejenak. "Ada sesuatu yang berbeda dengan Lee Jung Suk. Dia bukan hanya seseorang yang ingin mencari kekuasaan. Dia memiliki motif yang lebih dalam."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau pikir ini ada hubungannya dengan masa lalu Taehyung?" tanya Hoseok, kerutan muncul di dahinya.
Yoongi terdiam beberapa saat, seolah-olah sedang memikirkan sesuatu yang sulit. Kemudian, ia mendesah pelan. "Hoseok-ah, cari data tentang kecelakaan orangtua Taehyung. Hyung punya firasat ini bukan sekadar kebetulan."