Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Jungkook berdiri di depan sosok yang kini berdiri di ambang pintu, matanya tak lepas dari sosok itu. Dengan suara yang terkejut dan penuh pertanyaan, dia akhirnya melontarkan kalimat yang mengganjal di pikirannya. "Jack, kenapa lo di sini?" tanya Jungkook dengan nada heran. Tentu saja, kedatangan Jack di sini membuatnya bingung. Mereka tidak pernah berhubungan, dan tiba-tiba Jack muncul di rumah sakit, tempat Taehyung terbaring koma.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jack menatap Jungkook dengan ekspresi yang sulit dibaca, lalu melangkah masuk ke dalam ruangan. "Gue cuman mau liat keadaan ketua gue," jawabnya singkat, namun nada suaranya menunjukkan kecemasan yang tak biasa. "Gue harus mastiin dia baik-baik aja kook, sorry kalau buat lo bingung."
Bukan hanya Jungkook, ke empat temannya juga dibuat bingung dengan kedangan Jack yang terasa tiba-tiba.
Jungkook mengerutkan kening. "Kenapa lo peduli? Apa hubungan lo sama Taehyung?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jack menghela napas, lalu melangkah lebih dekat ke ranjang Taehyung. Matanya memandang dengan cemas, seolah menilai keadaan Taehyung yang tak bergerak. "Gue hanya orang asing yang di rawat sama dia kook." Jack melirik sekilas ke arah Jungkook. "Dia orang yang gue segani."
Jungkook merasa ada yang aneh dengan semua ini. "Apa maksud lo?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jack menoleh ke arah Jungkook, matanya terlihat sedikit tajam. "Terlalu banyak yang harus di jelaskan. Dunia ini nggak sehitam putih seperti yang lo lihat." Jack berhenti sejenak, lalu melanjutkan. "Gue datang bukan hanya untuk Taehyung, tapi juga buat lo."