Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Suasana mansion terasa lebih tenang, meski ketegangan tak sepenuhnya hilang. Tiga hari telah berlalu sejak insiden yang melibatkan Jungkook. Semua orang mencoba menikmati hari libur mereka dengan berkumpul di ruang keluarga mansion utama Kim.
Hoseok duduk santai di sofa, tangannya sibuk memutar-mutar cangkir teh yang isinya hampir habis. "Hyung apa aku perlu memanggil Taehyung dengan Jungkook untuk sarapan? mereka belum makan" tanyanya, sambil melirik ke arah tangga.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mereka pasti masih tidur Hoseok'ah," jawab Seokjin, duduk di sudut ruangan dengan pandangan menerawang.
Yoongi yang tengah membaca dokumen hanya mengangkat bahu. "Mereka butuh waktu, hyung juga khawatir dengan mereka hoseok'ah."
Namjoon menatap semua orang yang tampak canggung. Ia mengalihkan pembicaraan. "Tak apa, hyung yakin mereka bisa menyelesaikan masalah ini."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Namun suasana santai itu terganggu ketika salah satu bodyguard masuk dengan wajah serius. "Selamat pagi tuan, maaf di depan tuan Hyungsik dan tuan Seojon datang, tuan," lapornya.
"Hyungsik hyung dan Seojon hyung?" Hoseok mengernyit heran. "Tumben mereka mampir."
"Suruh mereka masuk," perintah Namjoon cepat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tak lama, Hyungsik dan Seojon melangkah masuk ke ruang keluarga. Keduanya membawa aura serius yang membuat ruangan terasa lebih dingin.
"Hyung kenapa tak mengabari jika akan kesini? kami baru saja menyelesaikan sarapan" Ucap Yoongi terhadap hyung nya.