Dalam dunia gelap mafia, Taehyung adalah sosok yang ditakuti dan dihormati. Pemimpin yang kejam dengan hati yang terpendam, ia menjalani hidupnya dengan kekuatan dan ketidakpedulian. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu Jungkook, seorang pembala...
Malam ini, suasana di mansion terasa berbeda. Meski biasanya malam-malam seperti ini dipenuhi obrolan ringan atau tawa kecil dari para penghuni, kali ini semuanya terasa sunyi. Bahkan suara detik jam di ruang keluarga terdengar jelas.
Yoongi, Hoseok, dan Namjoon duduk di sofa ruang keluarga, masing-masing tenggelam dalam pikiran mereka. Yoongi memegang cangkir kopi yang sudah hampir dingin, sementara Hoseok memainkan ponselnya tanpa fokus. Namjoon hanya diam, menatap api kecil yang berkedip-kedip di perapian.
Suasana itu berubah ketika langkah kaki terdengar dari tangga. Mereka bertiga menoleh bersamaan, melihat Taehyung turun dengan setelan hitamnya. Aura dingin yang selalu mengelilingi Taehyung terasa lebih intens malam ini, membuat ketiganya langsung menyadari sesuatu.
Yoongi menurunkan cangkir kopinya ke meja. "Mau ke mana malam-malam begini, Tae?" tanyanya dengan nada waspada.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Taehyung berhenti di tengah ruangan, mengamati mereka satu per satu sebelum menjawab dengan nada tenang. "Ada urusan sebentar, hyung."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hoseok mengangkat alis, duduk lebih tegak. "Urusan apa? Kau terlihat seperti akan pergi menghadapi perang," katanya dengan setengah bercanda, meski jelas ada kekhawatiran dalam suaranya.
Taehyung tersenyum kecil, namun senyumnya dingin. "Aku bisa mengurusnya sendiri."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.