Suara rintik hujan menggema diantara apartemen sepi milik gadis dengan usia kepala 2 tahun ini. Manik berwarna [E/C] nya menatap layar handphone yang berisi ringkasan dari film yang ia temukan di beranda TikToknya.
Suara aktor-aktor yang memerankan karakter memenuhi ruangan, hingga suara decitan pintu terbuka terdengar lemah. Gadis itu menatap kearah suara, maniknya terfokus pada pria bersurai abu yang shirtless. Menampilkan tubuhnya yang well cooked.
Wow.
"Nonton apaan sih?" Tanyanya, suaranya sedikit serak karena radang tenggorokan yang menyerangnya akhir-akhir ini.
[Name] menunjukkan layar handphonenya, menampilkan iklan film china tiktok—yang klise namun berhasil membuat penasaran—
"Ini, seru" Jawabnya. Alhaitham terkekeh, ia kemudian memeluk tubuh gadis itu, mendusel di lehernya.
"Kamu lucu deh" Ucap Alhaitham, yang tangannya merembet ke dalam celana yang dikenakan oleh gadis itu, jari jemarinya mengelus pelan klitoris yang bersembunyi diantara lipatannya.
[Name] mendesah, ia menahan tangan Alhaitham, menatapnya dengan cemberut di bibirnya. Lelaki itu terkekeh, kemudian mencium bibirnya, mencumbu gadis itu kala pahanya di buka lebar.
"Hungh.. enak... Alhaitham.. lagi.." Erangnya, pinggul gadis itu bergerak membantu menggesek jarinya lebih. Kepalanya terlempar pelan kebelakang, ia mendesah.
Tak lama Alhaitham menarik tangannya, sempat membuat [Name] melepas erangan kecewa, namun terhenti kala ia melepas celana pendek gadis itu. Alhaitham membuka lebar kedua pahanya, membenamkan wajahnya diantara kedua paha gadis itu, menjilati labia dan klitorisnya.
"Ahh.. hnn.. ahh~! mnhh.. Alhait—oohH!"
Erangan menggema, memantul di dinding bersama dengan suara isapan becek dan jilatan yang dihasilkan Alhaitham. Kaos putih yang dikenakan [Name] entah lepas kemana, ia sudah telanjang bulat.
"Hhaa.. enak.. hngg.. lagHii...~" Desahnya, menggoyangkan pinggul gadis itu. Pucuk lidah Alhaitham memutar diantara klitoris [Name], menggodanya, sementara pinggulnya sendiri bergoyang menggesek penisnya diantara celana dan lantainya.
Manik berwarna hijau miliknya menatap wajah [Name] yang blangsakan, rusak karena puncak kenikmatan. Ia bahkan tak bisa mengontrol air liurnya yang menetes di sisi bibirnya.
Alhasil terkekeh kala ia merasakan cairan hangat keluar, gadis itu pipis—lagi—dan itu membuat Alhaitham semakin gencar. Ia memasukkan dua jarinya ke liang hangat gadis itu, mengocok vaginanya, menyentuh G-spot miliknya.
"AooH! Oh! Nghoo! Alhaitham! Ah! Ahh! akuuhh! pipisssh!"
"Pipis aja gapapa."
Semburan keluar dari vagina [Name] untuk kedua kalinya, Manik Alhaitham menggelap penuh nafsu, ia menjilat bibir bawahnya lembut. Nafas Alhaitham menderu, ia melepas celananya dalam hitungan detik. Lelaki itu menampilkan kejantanannya yang basah oleh pre-cum miliknya.
"Masuk ya.." Bisik Alhaitham, ia perlahan memasuki liang basah milik gadis itu untuk kesekian kalinya, membuat erangan di kedua belah pihak.
"Ahh.. enak banget.." Desah Alhaitham lega, maniknya memutar tanda keenakan.
Suara 'Plap plap' terdengar menggantikan suara hisapan becek sebelumnya, kali ini desahan [Name] mengeras, membuat tetangganya mengetok dinding sebagai bentuk 'Diem jir gw jomblo' alias protes.
Alhaitham yang menyadari bentuk protes itu membekap bibir [Name], menyembunyikan desahannya walau suara becek antara kulit masih terdengar.
"Mmh—hmm..!" [Name] mengerang diantara tangan Alhaitham, tubuhnya gemetar hebat, kedua pahanya terbuka lebar.
"Basah banget, sange ya?" Kekeh Alhaitham, mempercepat tempo pinggulnya. [Name] mengangguk keenakan, ia bahkan squirt tanpa sadar, hanya merasakan nikmatnya kala klimaks itu terjadi.
"Mngh.. ahh fuck yeah.."
-
Surai berwarna [H/C] milik [Name] bergerak turun naik mengikuti gerak kepalanya, bibirnya mengulum penuh penis tebal dan hangat milik Alhaitham.
Salah satu tangan [Name] menyentuh buah zakar milik Alhaitham, mengelusnya, memberikan efek rangsangan ke otaknya. Lidahnya memutar, menjilat pada batang jantan itu.
"Ahh.. enak banget sayangh.. ahh..~" Desah Alhaitham, matanya memutar kala air mata jatuh tanda keenakan. Tubuhnya gemetaran tiap [Name] mengulum masuk penisnya, menggoda batang kontolnya.
"Mmglp.. ghlp.."
Alhaitham melebarkan pahanya, pinggulnya bergoyang pelan dengan niat memperdalam penisnya masuk di tenggorokan gadis itu.
[Name] memindahkan jarinya yang berada di buah zakar Alhaitham ke anal miliknya, salah satu jari gadis itu masuk pelan kedalamnya membuat Alhaitham mengerang kencang.
"Ahh! hh.. ahh! [Name]! [Name]..!"
Gadis yang dipanggil namanya terkekeh, ia melepas kulumannya, menjilati batang kontol Alhaitham sementara jarinya memainkan anal Alhaitham, menyentuh prostatnya.
"Ahh..! Kontol sama anal aku enahhh.. ahh! hnun! hungg!"
Ia rasanya sudah berada di puncak akhir, kepalanya pusing tapi tubuhnya keenakan. Penisnya membengkak tanda klimaks, [Name] yang menyadari itu mempercepat kocokan jarinya di anal Alhaitham, sementara mulutnya kembali mengulum penisnya.
Lelaki bersurai abu itu mendesah, tubuhnya tak habis kejang-kejang, pahanya terbuka lebar penuh keringat.
"Fuucckk! cumminhhh...!!!"
Suara 'Splurt' memenuhi indra pendengaran, [Name] masih mengulum penis Alhaitham, membiarkan spermanya tertelan masuk.
Sementara lelaki itu pingsan keenakan, wajahnya penuh keringat dengan lidah yang keluar. Manik milik [Name] menatap wajah Alhaitham yang tak terkontrol, ia melepas kulumannya dengan suara 'pop' kemudian mengambil handphonenya yang berada di nakas meja.
Ckrek
Suara jepretan terdengar, layarnya tertampak wajah Alhaitham yang vulgar. Gadis itu tersenyum puas, menjilat bibirnya
"Jadiin wallpaper ah~"
-
[Note : SORRY GENRENYA BEDA DARI YANG AK UP DI COMMUNITY, ak have no idea demn]
Ps : Happy new year 🎀
KAMU SEDANG MEMBACA
✎: ̗̀➛ᵍᵉⁿˢʰᶦⁿ ᶦᵐᵖᵃᶜᵗ&ʰᵒⁿᵏᵃᶦ ˢᵗᵃʳ ʳᵃᶦˡ ; ᴼⁿᵉˢʰᵒᵗ!ⁿˢᶠʷ ˣ ʳᵉᵃᵈᵉʳ
FanfictionIntinya ini tuh cerita oneshot 18+ yang di minatin makhluk-makhluk pendosa yang sange sama cerita fiksi 😁🙏🏻. ![ᵍᵉⁿˢʰᶦⁿ ᶦᵐᵖᵃᶜᵗ&ʰᵒⁿᵏᵃᶦ ˢᵗᵃʳ ʳᵃᶦˡ] ⁿˢᶠʷ × ʳᵉᵃᵈᵉʳ. ![ga nerima chr×chr, atau ship. Cuma Nerima ×readers] Open request! -KnzkiHrumi
