Extra Chapter XXXVII

574 54 1
                                        


Wangji menutup matanya ketika ia yakin tidak akan terhindar dari serangan Jiang Cheng kali ini, namun ia terdiam heran ketika tidak merasakan nyerinya cambukan Zidian di tubuhnya.

" Wu Lian" ujar Wangji tidak percaya ketika melihat Wu Lian melindunginya dari serangan Jiang Cheng. Wangji langsung mendorong Jiang Cheng hingga terlempar jauh.

" Wu Lian" ujar Wangji kalut ketika melihat tubuh Wu Lian memudar.

" Tuan Lan. Maaf saya tidak bisa membawa anda sampai menemui Tuan Muda, saat ini Tuan Muda sedang berada di tempat nona Wen. Saya yakin anda pasti bisa menolong Tuan muda"

" tidak Wu Lian kau pasti akan baik baik saja" ujar Wangji yang masih berusaha menyalurkan energi Qi nya ke Wu Lian.

" Tidak Tuan Lan, jiwa saya sudah terpisah karena cambukan Zidian, saya pasti akan lenyap. Setidaknya saya berhasil melindungi anda Tuan Lan"

Wangji hanya menunduk dalam merasa bersalah dengan keadaan ini.

" Tuan Lan saya merasa terhormat bisa melindungi anda. Saya mohon lindungi Tuan Muda Wei setelah saya tidak ada hanya anda yang bisa menolongnya"

Wangji memalingkan wajahnya yang sedih sebelum menunduk memberi hormat pada Wu Lian

" Terima kasih" gumam Wangji sendu.

" saya percaya pada anda Tuan Lan" ujar Wu Lian sebelum menghilang menjadi abu.

Sementara itu di kota Yilling Wen Qing merasa semakin Frustasi ia sudah mencoba banyak metode untuk membantu sosok dihapannya ini namun semua usahanya sia – sia. Sosok dihapannya tidak menujukkan kemajuan sedikitpun.

" Apa yang sebenarnya terjadi sampai kau seperti ini"

" Tuan Muda menghabiskan semua energinya untuk menghancurkan Yin Hufu, saya rasa dia benar – benar tidak memiliki energi sedikitpun di tubuhnya"

" Dia benar – benar sudah gila, apa dia ingin mati"

" Nona Wen tolong lakukan sesuatu"

" Apa yang bisa aku lakukan, aku sudah menggunakan setengah dari energiku tapi tidak menunjukkan hasil sedikitpun"

" Lalu apa yang harus kita lakukan nona ?"

" Dimana Lan Wangji ?" Ujar Wen Qin ketika sadar hanya ada satu orang yang bisa membantu Wei Wuxian saat ini

" Wei Ying !"

Wen Qing berbalik ketika mendengar pintu rumahnya dibanting dengan kasar, Wangji langsung masuk begitu saja ke dalam rumah ini mencari sosok pemuda tengil yang sangat ia rindukan.

"Baguslah kau datang, ayo cepat salurkan energi mu padanya"

Wangji langsung mengangguk memberikan energi Qi nya pada Wuxian yang saat ini terbaring lemas diatas tempat tidur.

" Lan Zhan" Gumam Wuxian pelan yang membat Wen Qin langsung menghela napas lega.

" Wei Ying"

Wangji menggenggam erat tangan Wuxian yang terasa begitu dingin, hatinya amat risau ketika melihat kondisi Wei Wuxian saat ini, bayangan saat Wei Wuxian sengaja diracuni saat kompetisi Gusu kembali terbanyang di benaknya.

" Syukurlah dia sudah mulai membaik, setelah menerima energi darimu. Aku yakin dia akan membaik setelah istirahat satu malam ini"

" Terima kasih nona Wen"

only youTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang