Gyuvin melihat titik keberadaan Y/n melalui gps yang terhubung dengan ponsel wanita itu.
Dia menyipitkan mata melihat lokasi yang tidak asing baginya lagi. Mengulik kilasan 10 tahun silam, lokasi ini adalah tempat penculikan Y/n.
Di mana kakaknya dulu menemukan Y/n di sini.
Kepalanya mengadah, beralih dari layar ponselnya itu, untuk menoleh ke gedung apartemen milik Jeno.
Lama Gyuvin menunggu di tempat yang sekiranya tidak diketahui Jeno. Jangan sampai keberadaannya tercium dan pria licik itu mengubah strategi untuk membawa Y/n kabur ke Negara yang sama sekali tidak bisa Gyuvin ketahui.
Ya... meski yakin kekhawataran ini tidak akan terjadi.
"Tuan. Sekretaris Jeno sudah memberikan kabar, mobil yang membawa nona Y/n sebentar lagi akan keluar dari gedung apartemen."
Semua telah berada di bawah kendalinya. Tanpa ada pengecualian.
"Apa Jeno juga berada di mobil yang sama dengan Y/n?"
"Iya, Tuan."
"Kita ikuti dulu mobilnya. Suruh mobil lain untuk mengikuti juga dari jalur yang berbeda."
"Baik, Tuan."
Sekretaris Gyuvin berbicara pada supir dan orang lain lewat telepon, mengikuti perintah Gyuvin.
Mobil yang sejak 1 jam lalu berada di luar gedung apartemen yang menyaru dengan mobil lain yang juga terparkir di sana. Kini melaju mengikuti mobil yang baru keluar dari area apartemen. Diikuti dua mobil lain yang mengekor di belakangnya.
Kemudian berpindah posisi. Satu mobil di belakang dan satu mobil di depan.
Gyuvin mendengus.
"Setakut itu Jeno denganku?"
Melakukan penjagaan berbagai arah. Tidak ada gunanya. Toh semua orang yang Jeno kira berada dipihaknya, telah Gyuvin bayar untuk jadi peliharaannya dan berbalik menggonggong pada Jeno, majikan mereka sebelumnya.
Ketakutan yang Jeno tunjukan hanya membuat Gyuvin semakin besar kepalanya.
Merasa lebih hebat dari ekspetasinya sendiri.
"Berikan kode pada supir yang membawa mobil Jeno. Bawa mobil mereka ke tempat yang lebih sepi."
"Baik, Tuan."
Gyuvin menyandarkan punggungnya di sandaran mobil. Rokok dijepit antara jari telunjuk dan jari tengahnya. Asap mengepul keluar dari mulutnya, diselingi dengan red wine yang mengalir bebas di tenggorokan.
Cara menikmati pertunjukan yang menarik.
Di saat mobilnya ikut menuju jalanan dengan jalur yang sukar dilalui pengendara lain.
Titah selanjutkan diberikan.
"Kedua mobil yang ada di depan dan belakang, tabrakan langsung ke mobil Jeno. Jangan terlalu kuat. Aku tidak mau dia mati. Lalu bawa Y/n masuk ke mobil lain, dan bawa Jeno ke tempat yang sudah kuberitau."
Gyuvin menyeringai.
"Biar aku yang membunuhnya sendiri. Seperti aku membunuh Renjun dan Jaemin."
BRAK!
|||
Bondage
Venuskinsa Fanfiction 2024
| Jaemin x Y/n x Renjun x Jeno|
Genre : Romance, Angst, Tragedy.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bondage » Dark Side Series
FanfictionDark Side Series WARNING! Rating 24+ Rape, Mature, Angst 🚫Not Children *** 10 tahun sudah berlalu sejak hari di mana dirinya menjadi korban pemerkosaan oleh tiga lelaki yang bahkan tidak begitu dikenalnya. Karena strata sosial yang tinggi. Ketigany...
