14.

842 80 10
                                        

Tequila yang memiliki kadar alcohol 32% itu, mengalir bebas melalu bibir peachnya hingga sampai ke tenggorokan.

Minuman berkadar alchol tinggi ini, tak membuatnya mabuk sama sekali.

Entah karena sudah terbiasa dengan minuman alcohol.

Atau karena pikirannya tengah ramai dengan banyaknya kemarahan berkecamuk yang tidak bisa dirinya salurkan, saat bertemu ketiga pelaku pemerkosaannya ketika masih remaja.

Tok! Tok!

Y/n menoleh ke arah pintu apartemennya, setelah mendengar ketukan berasal dari sana.

Dia mengecek ponselnya yang dalam mode silent, sehingga baru membaca pesan yang Gyuvin kirimkan sekitar satu jam lalu.

[Gyuvin : Aku ke apartemenmu sekarang]

Hanya memakai pakaian dalam, Y/n mengambil kemeja putih kebesaran miliknya. Dia hanya memasang dua kancing teratas pada kemejanya dengan asal, sebelum membuka pintu apartemennya, mempersilahkan Gyuvin masuk.

"Pakai baju yang benar," Gyuvin memperingati.

"Tidak apa-apa, kau 'kan aseksual," jawab Y/n asal.

"Untung hanya aku yang melihatmu begini." Terdengar helaan napas singkat dari pria yang lebih muda darinya itu.

"Aku juga tidak peduli kalau ada pria lain yang melihatku. Toh tubuhku sudah pernah dicoba tiga pria yang berbeda," Y/n kembali duduk di sofa ruang tamu, melipat kaki di atas sofa dan menuang lagi tequilanya, "ada urusan apa kau ke sini?"

"Omonganmu seperti kau ini atasanku saja," Gyuvin duduk di sofa yang letaknya bersebrangan dengan Y/n, gelas yang berisi tequila itu, diambil alih olehnya, membuat sang wanita berdecak kesal, "jangan terlalu banyak minum, nanti kau mabuk parah dan malah telat bekerja."

"Tidak mungkin aku telat di hari yang paling aku tunggu..."

Liquid berwarna blanco itu diminum olehnya langsung dari botol kaca.

"...karena terlalu menunggu hari esok, aku sampai tidak bisa tidur," Y/n tertawa geli sendirian, bukan karena alcohol yang mengambil alih kewarasannya, namun karena dia membayangkan, "bagaimana ya reaksi Jaemin setelah aku berlagak menyambut kerinduan sepihaknya? Berlagak kalau aku memberinya sedikit harapan jika aku mau bersama dengannya."

Gyuvin menyandarkan punggungnya di sofa. "Di antara ketiga orang itu. Dia yang terlihat paling mencintaimu dan dia yang terlihat lumayan normal dibanding Renjun atau Jeno."

Gelak tawa itu terhenti, meninggalkan iris mata yang kosong dengan tatapan tajam seakan bisa menusuk.

"Tapi dia orang pertama yang bergerak dalam penyekapanku 10 tahun lalu."

|||

Bondage

Venuskinsa Fanfiction 2024

| Jaemin x Y/n x Renjun x Jeno|

Genre : Romance, Angst, Tragedy.

MATURE CONTENT-YOU HAVE BEEN WARNED!

MATURE CONTENT-YOU HAVE BEEN WARNED!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bondage » Dark Side SeriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang