Telunjuk itu terus menekan bel dari sebuah rumah besar yang sudah kedua kalinya dia datangi.
Pertama, saat Y/n minta diantarkan ke tempat Gyuvin. Kedua –yaitu sekarang-, saat Y/n mengirimkan pesan padanya bahwa temannya itu tengah bersama dengan Jaemin.
Na Jaemin.
Pria brengsek yang menjadi salah satu otak dari ketiga pelaku pemerkosaan Y/n ketika mereka masih duduk dibangku SMA.
Entah Y/n tengah berada dibawah pengaruh alkohol, atau wanita itu tengah diancam. Bisa-bisanya temannya itu mengetik sebuah pesan yang bagi Haewon menyangkut 'bahaya', namun Y/n mengirimkannya seolah biasa saja.
Dalam beberapa menit menunggu.
Gerbang besar itu baru terbuka. Haewon tidak perlu lagi memperkenalkan dirinya pada pihak keamanan rumah Gyuvin, pria tua tersebut langsung memperbolehkannya masuk.
Haewon ditemani masuk ke rumah tersebut, sampai dirinya duduk di ruang tamu, menunggu pemilik rumah menemuinya.
Dia duduk dengan gelisah, tak mungkin juga berteriak menyuruh Gyuvin cepat keluar kamar karena dia tengah over thinking mengenai Y/n yang sampai detik ini belum membalas pesannya.
Seharusnya dia menyimpan nomor Gyuvin, untuk berjaga-jaga situasi tak terduga ini akan terjadi.
"Aku kira kau datang ke sini karena mau mengantar Y/n." Gyuvin langsung mengajaknya berbicara saat mencapai anak tangga terakhir.
Bola mata pria itu melirik ke sekitar Haewon, mencari keberadaan Y/n.
"Aku datang ke sini justru ingin kau ikut menjemput Y/n. Dia sedang bersama Jaemin sekarang."
Awalnya Gyuvin mengernyit, sebelum wajah tampan pria itu menjadi datar kembali. Sama sekali tidak menunjukan kekhawatiran.
Terlepas dari Gyuvin yang tidak seperti mendiang Hanbin, yang memang pada dasarnya memiliki perasaan pada Y/n. Sehingga pria itu selalu khawatir menyangkut Y/n, lain dengan Gyuvin yang tampak biasa saja.
Haewon masih belum bisa menilai. Ketenangan Gyuvin saat ini...
Entah sangat percaya Y/n bisa menjaga diri dengan baik, atau dirinya sangat mengenal Y/n di masa sekarang, bisa jadi dia memang sudah memperkirakan hal ini akan terjadi.
Haewon masih belum bisa menerka arti dari sifat tenang Gyuvin.
"Y/n sudah beritahu sedang ada di mana 'kan?"
Gyuvin tidak mengganti piyamanya atau memakai jaket terlebih dulu. Dia langsung mengambil kunci mobil yang berada di salah satu laci yang ada di sini.
"Sudah. Dia ada di club malam daerah Gangnam."
Haewon belum menjelaskan detail tempat keberadaan Y/n, tapi Gyuvin sudah lebih dulu menebak tanpa ragu.
"Oh, dia ke sana... aku sudah tau tempatnya."
...tapi yang pasti keduanya terlibat dalam sebuah kerjasama yang Haewon yakini, Y/n tidak akan membiarkannya tau.
Sampai akhir dari puncak permasalahan ini. Sepenuhnya telah selesai.
|||
Bondage
Venuskinsa Fanfiction 2024
| Jaemin x Y/n x Renjun x Jeno|
Genre : Romance, Angst, Tragedy.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bondage » Dark Side Series
FanfictionDark Side Series WARNING! Rating 24+ Rape, Mature, Angst 🚫Not Children *** 10 tahun sudah berlalu sejak hari di mana dirinya menjadi korban pemerkosaan oleh tiga lelaki yang bahkan tidak begitu dikenalnya. Karena strata sosial yang tinggi. Ketigany...
