Selamat membaca, nungguin yah .
Btw jangan lupa vote dan komen.
Beberapa menit kemudian dalam perjalanan akhirnya mereka semua sampai di suatu tempat yang sudah di janjikan.
"Malam bro, maaf kami telat soalnya nungguin putri sulung kami balik dulu baru kesini" Ucap papi gracio.
"Iya ngak papa bro santai aja, duduk aja dulu" Ucap seorang pria.
"Hai jeng akhirnya kita ketemu lagi, maaf yah kita telat soalnya tadi putri sulung kami soalnya tadi dia agak telat pulangnya" Ucap mami shani
"Eh ngak papa santai aja kita juga baru nyampe kok, yakan yah" Ucap seorang wanita.
"Iya, shan kami juga baru datang kok" Ucap seorang pria itu.
"Oh, iya btw putri sulung kamu mana yah, kok ngak kelihatan nih shan"
"Bentar lagi juga masuk tadi ada barangnya yang ketinggalan di mobil jadi dia balik lagi deh" Mami shani
"Oh, yah udah kalau gitu kita makan dulu sambil nungguin putri kamu" Ucap seseorang pria
"Eh, btw itu siapa? "Tanya mami shani
" Oh, itu putra kami yang kemarin sempat tinggal di jepang baru balik semalam "ucap seorang wanita.
" Oh, ganteng juga nama kamu siapa "ucap mami shani
Ketika pria remaja itu ingin memperkenalkan namanya tiba-tiba marsha masuk kedalam.
" Selamat malam om, tante, maaf aku terlambat"ucap marsha sambil berjalan ke arah orang tuanya.
"Iyah, nggak papa kok sayang silahkan duduk aja, kita makan dulu aja" Ucap seorang pria.
Marsha sudah duduk di kursi saat pandangan lurus kedepan marsha melihat pria asing yang berada di depan.
"Apa ini cowok yang mau di jodohin sama gw, kalau iya gw belum siap banget ya Tuhan. Walapun hubungan gw lagi berantakan sama Ferrell aku tetap gak mau di jodohin sama orang ini yang Tuhan. " Gumang marsha dalam hati
"Yaudah kalau gitu kenalan nama kamu bang " Ucap seorang pria paruh baya.
"Iya yah, perkenalan nama saya fiorenzo,anak ayah aran dan bunda chika,om sama tante bisa panggil saya dengan sebutanfio atau enzo" Ucap friorenzo.
Yah pria dan wanita paruh baya itu adalah aran dan chika...
"Kalau kamu anak siapa mah om sama tante juga udah tau kali, Fio," ucap Papi Gracio bercanda, sambil tersenyum lebar dan mengedipkan mata pada Fiorenzo.
Fiorenzo tertawa dan membalas candaan Papi Gracio. "Hehe, iya juga maaf agak sedikit gugup aja.
Mami Shani tersenyum dan menambahkan, "Nama yang bagus, sama seperti orangnya." Dia memandang Fiorenzo dengan mata yang penuh kasih sayang, seolah-olah melihat kesamaan antara Fiorenzo dan orang tuanya.
Papi Gracio mengangguk setuju. "Benar juga, Mami. Fio memang terlihat seperti anak yang baik dan tampan," katanya sambil memuji Fiorenzo.
Fiorenzo tersenyum malu dan mengucapkan terima kasih. "Terima kasih, Om dan Tante. Saya senang bertemu dengan kalian," katanya dengan nada yang sopan.
"Asalkan buaya ayah kamu jangan kami tiru aja sih fio" Ucap papi gracio sambil melihat ke arah aran.
"Dih, kaya situ ngak aja " Ucap ayah aran yang tak Terima.
"Udah ngak usah ribut, lebih baik kita makan aja " Ucap bunda chika.
"Tapi bun kita kan masih... " Ayah aran
"Udah ngak papa kita makan duluan aja yah sambil nunggu mereka datang" Ucap bunda chika yang akan bersiap untuk makan...
Kini mereka sedang makan tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka kembali.
"Syalom, selamat malam Om, Tante," ucap seorang pria sambil menyalami tangan Shani dan Gracio, diikuti oleh seorang anak perempuan di sampingnya.
"Syalom, malam," ucap Gracio dan Shani serempak.
"Yah, Bun, Om, Tan, maaf ya kita telat, soalnya ada sedikit problem tadi di jalan," ucap pria itu sambil memberikan senyum meminta maaf.
"Iyah, ngak papa, santai aja nak. Yaudah kalau gitu ayo kita makan dulu," ucap Papi Gracio sambil mengajak mereka untuk duduk di meja makan.
Pria itu mengangguk dan membalas, "Iyah, terima kasih Om. ." katanya sambil berjalan ke kursi kosong yang sudah di sediakan utuk mereka berdua.
Saat pria itu akan duduk, pria itu melihat ke arah yang dimana ada seseorang yang tidak familiar bagi nya.
Pria itu menyapa fio"permisi "disaat pria mengatakan itu fio langsung mengarahkan pandangannya ke arah si pria.
" Iya ada apa"ucap fio ke arah Pria , pria itu terus memandang wajah fio. Beberapa menit pria memperhatikan wajah fio akhirnya dia tau bahwa fiorenzo adalah abang nya telah tingal di Jepang beberapa tahun.
"BANG FIO...! " teriak pria itu ke arah fio.
"Iya ini gw, ferrel abang lu fiorenzo"fiorenzo
Saat mendengarkan nama Ferrell disebut oleh fiorenzo marsha langsung mengarahkan pandangannya ke arah Ferrell dan fiorenzo.
" Astaga kok Ferrell bisa ada di sini, ada gebrakan apa lagi ini Tuhan. "ucap marsha dalam hati, walaupun hati sekarang yang semakin hancur marsha tetap berusaha untuk tetap tenang.
" Btw sejak kapan lu balik bang ke indo nya? "Tanya Ferrell ke fiorenzo.
" Baru semalam gw nyampe nya"fiorenzo
"Kok gw tau kalau lu pulang dan kenapa lu ngak ada di rumah dari semalam? " Tanya Ferrell dengan berbagai pertanyaan.
"Sengaja gw gak ngasih lu biar suprise aja kan ini hari.... Lu "bisik fiorenzo
" Bisa aja lu bang, btw lu belum jawab pertanyaan gw, kok lu ngak ada di rumah dari kemarin kalau lu udah nyampe dari kemarin. "Ferrell
"Gw kemarin tinggal di apartemen lu "fio
" Oh, yaudah kalau gitu ayo kita makan nanti kita lanjut ngobrol lagi nanti"ucap fio
"Iya bang" Ferrell
"Abang fio, adek juga kangen tau sama abang" Celetuk yori tiba-tiba menghampiri fiorenzo yang yori sedari tadi bersama grace.
"Eh, iya dek, abang fio juga kangen banget sama kamu" Ucap fiorenzo sambil megendong yori.
Skip mereka sudah selesai makan....
"Berhubung kita semua udah selesai makan sekarang kita akan bahas perjodohan kalian " Ucap ayah aran tiba-tiba, yang membuat jantung marsha berdetak semangkin cepat.
.
.
.
#tbc
Gimana seru ngak...
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjodohan [ fresha]
Non-Fiction*seorang yang di jodohkan orang tuanya akan tetapi dia menolak perjodohan itu karena dia takut tidak dapat melanjutkan cintanya kepada seseorang. * * * * * " gue ada pantun nih temen - temen baca ya" * pergi ke pasar membeli merica ...
![Perjodohan [ fresha]](https://img.wattpad.com/cover/380104769-64-k129857.jpg)