33. Dikasih ampas 😂

609 36 0
                                        

.

.

.

.

.

.

.


.

Matanya mengerjap perlahan, menetralkan penglihatannya yang agak sedikit kabur. Dilirik jam dindingnya masih menunjukan pukul setengah sepuluh malam. Jena terbangun karena tidak merasa nyaman dalam tidurnya, terhitung baru dua jam tertidur. Rasa capek yang dirasakan seharian ternyata tidak membuat tidur Jena pulas sampai pagi.

Berbanding terbalik dengan Alpha dan Gamma yang tertidur pulas di sampingnya, tidak terusik dengan pergerakan sang mama yang mengubah posisi ke menyandarkan diri. Sebenarnya dia sendiri tidak melakukan hal berat, hanya kegiatan rumah biasa yang dikerjakan sehari-hari. Tidak lupa juga hari ini ada bantuan dari bundanya yang menginap.

Arum bundanya itu masih sangat khawatir dengan keadaan rumahtangga kami. Mengkhawatirkan karena Jena masih mode jaga jarak dengan Ardi. Beliau sendiri yang akhirnya memutuskan menginap, setelah beberapa hari mengirimkan masakannya. Kondisi masih sama hampir dua minggu Jena mencium bau-bau aneh dari suaminya. Jangan tanyakan dimana keberadaan Ardi, pria itu berada di kamar lantai dua yang menjadi huniannya dua minggu ini.

Tangan Jena bergerak perlahan mengusap perutnya. "Adek kenapa sayang?." ucap Jena, sesekali masih memejamkan mata sembari merasakkan pergerakan calon anaknya yang aktif.

Jena berfikir sejenak sekiranya dia lupa melakukan ritual malamnya tadi sebelum tidur. Bukan ritual yang aneh mengundang hal mistis. Cuma kegiatan makan, minum susu dan seperintilan vitamin kehamilan seperti biasa. Kalau ada yang lupa pasti membuat tidur Jena terganggu.

"Tidak ada yang terlewat." gunam Jena, makan saja tadi dia menambah karena kebetulan lauknya sangat cocok. Bundanya memasak sop ala-ala di kondangan begitu, sop manten yang lengkap ada keripik kentangnya.

Diotak atik handphonenya lalu mengecek beberapa hal, termasuk melihat story suaminya. Ardi tampak berpose menyalami dan memegang cetakan skripsi mahasiswa yang telah menyelesaikan pemaparan hasil penelitian. Kalau pose ini sudah terpampang di story berarti fix sudah dinyatakan lulus. Tidak lupa Jena meninggalkan tanda love distory tersebut.

Whatsapp
My PARW ❤️
Belum tidur sayang?

Respon cepat ternyata dari Ardi yang tau kalau Jena terjaga. Hanya baca notif tanpa membuka pesan atau membalas karena Jena sendiri tidak ingin menganggu suaminy, mungkin saja sekarang sedang akan persiapan tidur. Langsung Jena melanjutkan aksi scroll tiktoknya, melihat fyp hari ini.

Ting!
Whatsapp
My PARW ❤️
Belum tidur sayang?
Ada perlu sesuatu? Biar Mas yang ambilkan

Ting! Ting!
Whatsapp
My PARW ❤️
Belum tidur sayang?
Ada perlu sesuatu? Biar Mas yang ambilkan
Sudah tidur lagi ternyata
Selipkan guling sayang, takut Al dan Gam akrobat
Good night cintaku, sleep well and have sweet dreams ❤️😘
Diwakilin emot dulu ciumnya 😘😘😘

Kekehan kecil keluar dari mulut Jena setelah membaca notifikasi dari Ardi. "Ah! Priaku ini, membuat kangen aja. Lucu banget si akhir chatnya." ucap Jena

"Adek enggak kangen sayang? ngobrol dan main sama Papa. Mama udah kangen sama Papamu, enggak kasian apa saat muka Papa sedih waktu natap Mama. Samperin yuk, kasih surprise kecil walau Papamu itu tidak ulang tahun." ucap Jena mengusap perutnya memutar. Mencoba menenangkan calon anaknya.

Life With YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang