Ada yang diam-diam memelukmu dalam do'a
berteriak keras memintamu pada sang pencipta
tapi dihadapanmu dia bisu, sunyi tak bersuara
berjarak seolah terpisah ribuan benua atas nama menjaga
tapi ternyata dia kalah dalam pertarungan tanpa pernah mencoba,
kamu patahkan harapnya tanpa sedikit saja bertanya
bukan benar-benar tak tahu, hanya tidak pernah mau tahu.
di matamu dia tidak pernah ada nilainya, meski baginya kamu yang paling berharga
satu dekade berlalu, kamu berbahagia dengan duniamu, sementara dia msih saja berdiri di tempat yang sama
harap-harap cemas menanti mungkin saja kamu akan kembali
tapi sekali lagi tidak, kamu hanya menoleh,menoreh kembali luka dari senyummu yang tak pernah jadi miliknya.
sekali lagi dia telah kamu lukai dengan tenang hati.
kamu hanya begitu suka dicintai, dikagumi tanpa harus repot membalas hati
merasa agung atas sosok yang rela merendah demi balas kasihmu.
bertopeng malaikat berhati iblis, kau hancurkan jiwa yang hanya satu untuk mencintaimu itu dengan bengis.
bagaimana bisa kamu begitu tega, pada dia yang mencintaimu dengan sukarela?
Bagaimana kamu begitu santai, sementara dia menahan luka karena cinta yang tak sampai?
KAMU SEDANG MEMBACA
Cerita Takdir
SpiritualitéKarna seseorang yang datang dan pergi dalam hidup bukan lah sekedar kebetulan. semua permainan takdir. maka nikmati dan belajar lah bersama nya.
