haloww~ 👋🏻
Happy Reading!ㅤ
✦Louise✦
🤎🐻
Tepat pada jam 2:00 pagi tadi, dimana langit masih gelap gulita dan hujan salju bahkan belum turun. Sebuah truk angkut khusus terlihat memasuki pintu gerbang mansion utama keluarga Wang.
Dan sosok Levan, sudah berdiri menunggu disana entah sejak kapan. Bersedekap dada ditengah halaman mansion, dengan pandangan tajam menatap truk tersebut yang akhirnya berhenti tidak jauh dari posisinya.
Para penjaga disana yang bertugas pada shift malam terlihat segera mendekati truk tersebut. Pintu pengemudi pun terbuka, menampilkan sosok Felix bersama seorang penjaga lain dari mansion Levan yang menemani dalam perjalanan.
"Tuan Levan, selamat malam." Felix dan penjaga di sebelahnya memberi sapaan hormat, begitu Levan melangkah mendekati mereka.
"Malam, Felix. Selain memastikan keamanan, kau juga mengutamakan kenyamanannya, bukan?"
"Ya, Tuan. Saya secara khusus memastikan peliharaan Tuan muda Lion tidak merasa terancam, hingga tidak terjadi perlawanan yang berarti saat kami membawanya kemari." Felix menjelaskan sembari mengikuti Levan, yang kini berjalan kebelakang truk dimana para penjaga sudah berbaris menunggu perintah.
"Asfar..." menyebut nama tersebut, Levan menggantung ucapannya. Menoleh, menatap raut wajah tegas Felix yang terlihat jelas gurat kelelahan. "Bocah nakal itu pasti telah menyulitkanmu selama kami berada disini." lanjutnya kemudian.
Felix menggeleng sembari tertawa ringan, meski dalam hati diam-diam menyetujui. "Kami lebih dulu memantau kondisinya seharian ini, dan saya juga sengaja mengurangi porsi makan agar lebih mudah untuk dipancing masuk kedalam Box Trap."
Asfar, nama yang melekat pada sosok serigala putih besar dengan kaki panjang penuh otot. Juga, si pemilik sepasang netra tajam berwarna emas yang mengkilat penuh intimidasi.
Ia adalah peliharaan Lion yang diminta Levan untuk dibawa kemari, tentunya setelah persetujuan dari Weimin dan Lion sendiri.
Semenjak mereka sekeluarga pergi ke mansion utama, Levan sengaja menugaskan Felix untuk menjaga Asfar. Entah kenapa, tapi ia merasa akan lebih nyaman jika Felix yang mengambil alih tugas itu. Hingga pengawal pribadi Lou tersebut tidak bisa mengikuti Lou ke perkumpulan keluarga seperti biasa.
Kandang sementara untuk Asfar tinggal telah disiapkan, bukan tanpa alasan Asfar dibawa kemari. Ini karena Levan dan Lion sering mendapat laporan jika kelakuan serigala tersebut menunjukkan tanda-tanda stress. Nafsu makan yang berkurang, semakin malas tak lagi aktif untuk bermain seperti hari-hari biasa. Bahkan bisa seharian memilih untuk tidur menyendiri di dalam kandang menolak diganggu.
Penampilan Asfar memang terlihat mengancam dan mudah tersinggung, namun sifat aslinya sebelas duabelas seperti anjing husky penuh energi yang suka mengajak bermain.
Meski seringnya para pekerja di mansion Levan suka dibuat jantungan. Karena bagaimanapun, Asfar tetaplah hewan buas yang bisa secara fatal melukai bahkan tanpa dirinya sendiri sadari.
Beberapa pekerja bahkan sempat pernah dilarikan ke rumah sakit. Akibat luka cakaran hingga gigitan ringan, pada tangan dan kaki mereka saat serigala itu mencoba mengajak bermain.
"Buka sekarang." Levan akhirnya memberi perintah, yang segera dilaksanakan oleh dua orang penjaga untuk mulai membuka pintu belakang truk.
Saat kunci berusaha dibuka, suara besi yang bergesekan memancing suara geraman halus dari dalam. Kedua penjaga tersebut masing-masing memegang kedua sisi pintu, sebelum secara bersamaan mulai menariknya terbuka.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOUISE
FantasíaLouise namanya, seorang bungsu dari salah satu keluarga konglomerat di China. Bocah cengeng kelewat manja yang baru menginjak usia 13 tahun. Lou, adalah pecinta susu strawberry, si kecil yang akan mengaum layaknya bayi beruang jika ia sudah marah. L...
