"Permisi bu"
"Oh Reno. Silahkan masuk nak." Reno masuk kedalam ruang kepala sekolah untuk menyerahkan surat ijin dari orang tuanya atas beasiswa yang didapatnya.
"Bagaimana keputusan kamu?" Reno meyerahkan amplop coklat kepada Kepala sekolah.
"Ini bu suratnya. Saya ga tau jawabannya karena saya belom buka amplop ini sehabis saya berikan kepada orang tua saya. Biar ibu saja yang buka dan kasih tau saya jawabannya." ucap Reno sopan. Kepala sekolah membuka amplopnya dan tersenyum.
"Bilang pada orang tua mu saya terimakasih karena sudah mengijinkan anaknya." Reno menatap Kepala sekolah kaget kok diijinin sih?
"Hah orang tua saya setuju bu?" kepala sekolah ngangguk
"Iya ini ada tanda tangan orang tua kamu Yoga Prasetyo Putra, nama ayahmu bukan?" Reno ngangguk
"Iya itu nama ayah saya."
"Siapkan dirimu 2bulan lagi kamu berangkat."
**
"Ada apaan sih Ren, gua mau jalan nih" Reno mengajak Raffa dan Elang bolos pelajaran setelah jam istirahat tadi.
"Pacaran mulu kerjaan lo berdua sekarang, udah lupa sama gua. gitu ya namanya sahabat, giliran lagi sendiri kesahabat tapi giliran udah punya pacar lupa sahabat. Bangsat lo berdua" ucap Reno kesel
"Oke oke maaf. Oke gua cancel deh jalan sama Luna nya." ucap Raffa mencoba mengalah
"Gua juga deh"
"Oke bebas, udah gua batalin nih demi lo."
"Ada apa?" Reno melihat kedua sahabatnya bergantian.
"2bulan lagi gua berangkat ke Belanda" keduanya saling liat-liatan
"Lucu lo gembel"
"Jadi TKI doi El" Reno melempar amplop kedepan sahabatnya.
"lo baca surat itu" Raffa membuka isi amplopnya, mereka berdua membaca lalu menatap Reno.
"Ini serius Ren?" Reno ngangguk
"Kenapa lo baru bilang ini kekita?"
"ini alesan kenapa kemaren gua dipanggil kepsek"
"Kenapa lo ambil?" Reno mengangkat kedua bahunya.
"Itu keputusan ibu ayah gua, mereka yang tanda tangan, gua tinggal nyerahin ke kepsek, gua pikir mereka gak akan ngijinin ternyata mereka ngijinin."
"Kan bisa lo batalin Ren?" Reno menggeleng lalu duduk didepan keduanya
"Gua gak mau ngecewain ayah ibu gua El. Kepsek pun berharap banyak sama gua."
"5tahun kita pisah Ren?"
"Lo berdua bisa kesana kalo kalian liburan, numpang Ariel."
"Lo pikir yang punya pesawatnya bokap gua" Reno cengir
"Hari ini lo mau kemana Ren?" Reno menatap Raffa bingung
"Main skate, daripada gua bete."
"Kita jalan-jalan sekarang, kemana aja kita jalanin." Elang ngangguk
"Capek ah jalan" dengan gampang, tangan Elang berjalan menggeplak kepala Reno.
"Si bangsat. Naik mobil gua. Sekarang kita kerumah gua ambil mobil."
"Gua gak ada duit" Raffa menatap Elang
"Duit gua." Reno dan Elang saling tos
"Harap hari ini hp dimatikan, ketauan pegang hp, gua buang hp lo"
KAMU SEDANG MEMBACA
Next Generation [ENDING]
Teen FictionHANYA FOLLOWERS YANG DAPAT MEMBACA CERITA. ADA BEBERAPA PART SECARA ACAK DIPRIVATE TERMASUK PART 11, ACAK, 60,61 DAN ENDING SILAHKAN FOLLOW JIKA INGIN MEMBACA. TERIMAKASIH "Kita Penerus Persahabatan Mereka" [Sq: SAHABAT KEMBAR ] #184 TEEN FICTION. 2...
![Next Generation [ENDING]](https://img.wattpad.com/cover/81138489-64-k133627.jpg)